Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud: Candi Panataran Dipugar Setelah November 2025

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 17:50 WIB | Oleh:
Menbud: Candi Panataran Dipugar Setelah November 2025 Doc: Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon

BLITAR - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menyatakan pihaknya berencana melakukan pemugaran terhadap Candi Panataran di Blitar, Jawa Timur. Menurut dia, ini bertujuan untuk merawat memori kolektif bangsa sekaligus menegaskan peran warisan budaya sebagai sumber inspirasi.

"Ini merupakan bagian dari warisan budaya sehingga perlu adanya pemugaran," katanya, Minggu (14/9). Menurut Fadli, pemugaran Candi Panataran rencananya akan dilakukan dalam beberapa waktu ke depan.

"Persisnya setelah pemugaran Candi Jago selesai pada November 2025," ucap dia.

Berlokasi kecamatan Tumpang, Malang, Jawa Timur, candi tersebut sudah mulai dipugar sejak Mei 2025.

Menbud menambahkan Candi Panataran memiliki nilai penting karena memiliki banyak relief yang menggambarkan catatan historis Nusantara. Di antaranya cerita Panji, Ramayana, dan Kresnayana, serta Prasasti Palah yang menjadi catatan awal pembangunan candi pada abad ke-12.

Menurut Fadli, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) berkomitmen menjadikan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan nasional. Upaya ini memastikan nilai-nilai luhur diwariskan kepada generasi mendatang sekaligus mendorong kebudayaan menjadi kekuatan pemersatu bangsa Indonesia.

Candi Panataran dibangun pada masa Kerajaan Kediri dan digunakan hingga zaman Kerajaan Majapahit. Candi ini mencatat perjalanan panjang peradaban Nusantara serta menyimpan nilai penting bagi sejarah bangsa. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.