Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur NTB: Hutan Rinjani Perlu Dijaga Lewat Peran Masyarakat Adat

📅 Sabtu, 13 Sep 2025, 20:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur NTB: Hutan Rinjani Perlu Dijaga Lewat Peran Masyarakat Adat Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mendukung upaya pengembangan kawasan konservasi masyarakat adat yang ada di wilayah setempat, salah satunya hutan Gunung Rinjani.

"Indonesia selama ini memiliki hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia. Untuk itu perlu diadakan pengembangan, salah satunya di kawasan hutan Gunung Rinjani," kata Gubernur Iqbal saat menerima audiensi Santri Foundation melalui keterangan tertulis di Mataram, Sabtu.

Menurutnya, pengembangan konservasi kawasan hutan Gunung Rinjani penting dilakukan agar wilayah tersebut tidak hanya dilihat sebagai tempat wisata saja, melainkan juga sebagai sumber pengetahuan dan sumber rekaman hayati.

Sementara itu Direktur Santri Fondation Tjatur Kukuh Surjanto mengatakan pihaknya telah mengumpulkan profesional dan masyarakat berbagai kalangan untuk ikut menjadi bagian dari pemajuan pembangunan di Indonesia, khususnya di NTB.

Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar Wise Smart Agriculture di wilayah Adat Bayan, Kabupaten Lombok Utara, yang direncanakan dihadiri oleh Gubernur NTB.

Kegiatan ini nantinya akan mengedukasi bagaimana melestarikan mata air dengan budaya, lalu dengan teknologi informasi yang kekinian.

"Jadi, kita memang mau menjadi bagian yang suplemen atau pelengkap dari pemerintah daerah untuk mendukung ide-ide gubernur," katanya.

Diketahui Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) merupakan salah satu taman nasional di Indonesia yang terletak di Pulau Lombok, NTB. Gunung Rinjani ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1990 dengan luas 40.000 hektare. Ekosistem yang ada termasuk jenis hutan hujan tropika, hutan hujan pegunungan, dan sub-alpin.

TNGR juga dijadikan sebagai tempat penelitian dan sumber pengumpulan plasma nutfah, selain sebagai tempat wisata alam dan pendidikan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Pole position GP Singapura Milik Max Verstappen

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pole position GP Singapura ...
Megapolitan
Terus Diobok-obok, Kampung ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.