Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNICEF Ungkap Anak-anak di Asia Selatan Terancam Krisis Gizi Parah

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 23:02 WIB | Oleh:
UNICEF Ungkap Anak-anak di Asia Selatan Terancam Krisis Gizi Parah Doc: AFP

DHAKA - Anak-anak di seluruh Asia Selatan menghadapi krisis gizi yang semakin parah, dengan jutaan anak menderita kekurangan gizi, anemia, dan obesitas, demikian laporan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Rabu (10/9) terbaru yang dirilis di Dhaka, Bangladesh.

UNICEF memperingatkan bahwa jika tidak ada tindakan yang segera diambil, masa depan jutaan anak akan terancam.

Laporan baru UNICEF yang berjudul Feeding Profit: How Food Environments are Failing Children menemukan bahwa jumlah anak berusia 5-19 tahun yang mengalami kelebihan berat badan meningkat lima kali lipat menjadi 70 juta anak di Asia Selatan sejak 2000.

Meskipun 48 persen remaja yang bersekolah di kawasan tersebut melaporkan bahwa sekolah mereka memberikan layanan makanan, seperti kantin atau kedai makanan, kualitas makanan yang tersedia menjadi masalah besar.

Pilihan makanan yang tidak sehat, termasuk makanan ringan dalam kemasan (61 persen), makanan cepat saji (55 persen), dan minuman berpemanis (55 persen), dilaporkan begitu lazim ditemukan sehingga sangat memprihatinkan.

Khususnya, di Bangladesh, UNICEF mengatakan pola ini sangat jelas terlihat.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa makanan kemasan dan makanan cepat saji lebih banyak ditemukan dibandingkan alternatif yang lebih sehat, seperti makanan yang baru dimasak, sayuran segar, dan buah-buahan.

Tren ini menjadi kontributor utama terhadap meningkatnya masalah kesehatan masyarakat yang berupa kelebihan berat badan dan obesitas pada anak.

Meski saat ini hanya 8 persen anak di Bangladesh yang mengalami kelebihan berat badan, mudahnya akses untuk mendapatkan makanan tak sehat di lingkungan yang krusial, seperti sekolah, menimbulkan risiko signifikan pada dampak kesehatan di masa depan. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.