Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Genjot Pembangunan 500 Sekolah Rakyat

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Prabowo Genjot Pembangunan 500 Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Presiden Prabowo tinjau Sekolah Rakyat di Jakarta - Presiden Prabowo Subianto didampingi Wamensos Agus Jabo Priono (kedua dari kiri) berbincang dengan siswa sekolah rakyat saat meninjau kegiatan belajar mengajar dan fasilitas di Sekolah Rakyat Menengah.

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengemukakan Presiden Prabowo Subianto berencana membangun 500 Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat ekonomi terendah di berbagai daerah.

"Jadi, perluasan akses pendidikan untuk anak-anak," kata dia usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 di Margaguna, Jakarta, Kamis (11/9).

Seperti dikutip dari Antara, Saifullah memastikan pihaknya siap menyukseskan target sasaran tersebut, yang dalam waktu dekat arahan Presiden terkait Sekolah Rakyat ini akan dibahas tim di Kementerian Sosial bersama Tim Formatur Sekolah Rakyat dan dikoordinasikan dengan kementerian/lembaga tenis terkait lainnya.

"Itu tadi, kan ada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian PU, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Sekretariat Negara, hingga Sekretariat Kabinet, juga ada BKN yang terlibat dalam pendampingan penyelenggaraan Sekolah Rakyat," ujarnya.

Presiden Prabowo dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pemerintah sedang merencanakan ada 500 Sekolah Rakyat lagi yang dibangun di wilayah kantong-kantong masyarakat tertinggal dan berpenghasilan rendah.

Bahkan, menurut dia, Sekolah Rakyat tersebut tidak hanya untuk anak-anak dari keluarga dengan tingkat ekonomi terendah desil 1-2 tetapi juga untuk keluarga desil 3, 4, dan 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Kalau istilah statistik, desil 1 dan 2. Tetapi saya juga merencanakan untuk desil 2, 3, 4, dan 5. Semua anak-anak kita harus mengalami pendidikan dengan fasilitas yang bagus. Kita tidak boleh ketinggalan dengan bangsa lain," kata Prabowo.

Program Sekolah Rakyat sebagai upaya pemerintah memberi akses pendidikan lebih luas bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah (desil 1-2) pada data tunggal sosial ekonomi nasional.

Hingga saat ini sudah terdapat 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi di berbagai daerah.

Kementerian Sosial sebagai pelaksana teknis menargetkan pada tahun ajaran 2025/2026 akan ada sebanyak 165 Sekolah Rakyat jenjang SD, SMP, dan SMA/sederajat yang beroperasi, dengan total kapasitas 15.895 siswa, didukung 2.407 guru dan 4.442 tenaga pendidik.

Kelayakan Fasilitas

Lebih lanjut, Prabowo berupaya memulihkan kepercayaan diri para anak putus sekolah melalui Program Sekolah Rakyat yang sedang diperluas jangkauannya di kantong-kantong masyarakat miskin.

“Anak-anak yang putus sekolah, bisa sekolah, anak-anak yang tadinya mungkin merasa rendah diri karena orang tuanya sangat susah hidupnya, kita tarik keluar, kita beri lingkungan yang sebaik-baiknya supaya dia percaya diri dan dia dapat pendidikan yang terbaik yang bisa kita berikan,” katanya.

Kepala Negara menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat bukan hanya sekadar harapan, tetapi merupakan langkah konkret pemerintah untuk mempercepat pemerataan pendidikan yang berkualitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...

Yen Jepang Makin Terperosok Dekati Rekor Terendah

25 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Jepang Makin Terperosok...
Luar Negeri
Armenia Terbelah Dua Kubu A...
Nasional
DPR Dorong Distribusi Digit...
Luar Negeri
Pekerja Mogok Kerja, Layana...
Daerah
Bangka Tengah Tanam Padi Go...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.