Pakar: Energi Bersih Bukan Beban, Tapi Penjaga Stabilitas Fiskal
📅 Jumat, 12 Sep 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim PenulisKarena itu, Dwi menyarankan pemerintah dan Himbara perlu mengadopsi dan penguatan kerangka Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, Governance/ESG) sebagai panduan penyaluran dana.
“Prinsip ini memastikan arus pembiayaan tidak menyuburkan sektor fosil, melainkan mendorong transformasi menuju ekonomi hijau yang lebih resilien, inklusif, dan berkeadilan,” ujar Dwi.
“Dengan memperkuat instrumen ESG, Indonesia dapat menunjukkan kepemimpinan dalam mengarahkan kebijakan fiskal dan moneter yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan,” katanya pula.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!