Terkoneksi dengan Penerbangan 11 Maskapai, Kemenpar Promosikan 13 Lokasi Unggulan Indonesia ke China
📅 Kamis, 11 Sep 2025, 13:28 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
China
BEIJING - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mempromosikan 13 destinasi wisata unggulan Indonesia kepada sejumlah biro perjalanan di China.
“Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau, tapi saat ini ada 13 destinasi wisata yang ingin kami promosikan untuk diperkenalkan kepada publik di China,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini di Beijing, Rabu (10/9).
Ni Made menyampaikan hal tersebut dalam acara "Wonderful Indonesia Business Matching" di Beijing bekerja sama dengan KBRI Beijing. Acara itu mempertemukan 23 pelaku usaha bidang pariwisata dari Indonesia dengan puluhan biro perjalanan di China maupun influencer untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata Indonesia.
Destinasi wisata yang ditawarkan adalah Danau Toba di Sumatera Utara; Batam dan Bintan di Kepulauan Riau; wisata pantai di Bangka dan Belitung; Jakarta; Yogyakarta-Borobudur-Prambanan; Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tujuan wisata lainnya adalah Pulau Bali; Gili Meno, Gili Trawangan dan Gili Air di Lombok; wisata Komodo di Labuan Bajo; Manado; Wakatobi; Morotai; dan Raja Ampat. “Anda bisa datang ke semua tempat ini,” ungkap Ni Made.
Menurut Ni Made, wisatawan asing, termasuk dari China bisa melakukan sejumlah kegiatan selain menikmati alam Indonesia misalnya adalah wisata kuliner, wisata maritim, wisata desa budaya hingga wellness tourism atau wisata kebugaran.
Indonesia dan China pun sudah terkoneksi melalui penerbangan dari 11 maskapai. Maskapai asal Indonesia adalah Garuda Indonesia, TransNusa dan Lion Air. Sedangkan asal China adalah Air China, Chinese Southern, Luck Air, Hainan Airline, Xiamen Airlines, Chinese Estern, Juneyao Airlines, Shandong Airlines, Loong Air dan Sichuan Air.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu terdapat 11 kota di China yang melayani penerbangan ke Indonesia yaitu di Guangzhou, Shanghai, Beijing, Shenzhen, Fuzhou, Xiamen, Chengdu, Nanjing, Kunming, Haikou dan Sanya. Sedangkan empat kota di Indonesia yang melayani penerbangan ke kota-kota di China adalah Jakarta, Bali, Manado dan Surabaya.
"Hingga Juli 2025, menurut data BPS, angka wisatawan asing yang datang ke Indonesia adalah 8,5 juta, sementara target tahun ini adalah 16 juta orang wisatawan, jadi kami pun optimis hingga akhir tahun ini dapat target tercapai," tambah Ni Made.
Selain jumlah wisatawan, Ni Made mengatakan pemerintah menargetkan pendapatan dari pariwisata pada 2025 adalah sebesar 22 miliar dolar AS atau meningkat dari jumlah 16,7 miliar dolar AS pada 2024.
China, kata Ni Made, termasuk dalam 10 negara asal wisatawan asing yang datang ke Indonesia.
"Namun, Anda hanya nomor empat dengan angka kunjungan sebesar 764.335 orang sepanjang Januari-Juli 2025, tentu kamu mau bisa di posisi pertama kan?" kata Ni Made.
Turis asal China memang masih di bawah wisatawan Malaysia (1.453.019 orang), Australia (986.789 orang) dan Singapura (822.993 orang).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!