Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Ajak Asean Bersatu Atasi Polusi Plastik

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh:
RI Ajak Asean Bersatu Atasi Polusi Plastik Doc: istimewa
Ket. Polusi sampah plastik

Jakarta - Indonesia secara tegas menyerukan negara-negara Asean untuk mendukung kesepakatan global yang mengakhiri polusi plastik dalam pertemuan para Menteri Lingkungan Hidup regional Asia Tenggara.

Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Ary Sudijanto menyampaikan, pertemuan The 18th Asean Ministerial Meeting on the Environment (AMME) di Langkawi, Malaysia pada Rabu (3/9) menghasilkan langkah nyata memperkuat kerja sama regional menghadapi krisis lingkungan global.

"Indonesia bertekad menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah regional dengan target 100 persen sampah, termasuk plastik, terkelola dengan baik pada tahun 2029," katanya di Jakarta.

"Kami juga menyerukan agar Asean bersatu dalam memperjuangkan kesepakatan global untuk mengakhiri polusi plastik," tambahnya.

Seperti dikutip dari Antara, seruan Indonesia didasarkan karena mengingat tantangan permasalahan lingkungan saat ini seperti perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, polusi laut, dan krisis limbah termasuk polusi plastik tidak mengenal batas negara dan wilayah.

Dia menyebut Asean sebagai organisasi regional Asia Tenggara harus bergerak secara bersama-sama melindungi wilayah ini dari ancaman tersebut untuk generasi yang akan datang.

Tidak hanya isu plastik, pertemuan yang dihadiri para Menteri Lingkungan Hidup negara-negara Asean serta mitra strategis seperti Jepang, Uni Eropa, Tiongkok, dan Republik Korea itu juga mencapai sejumlah kesepakatan strategis.

Antara lain pengesahan Asean Joint Statement on Climate Change for COP30 UNFCCC, pelaporan progres pendirian Asean Center for Climate Change (ACCC), penyusunan Asean Climate Change Strategic Action Plan yang akan diluncurkan awal 2026, serta pengesahan enam kawasan lindung baru sebagai Asean Heritage Park.

Selain itu, sejumlah kota dianugerahi Asean Environmentally Sustainable Cities Award atas keberhasilan mewujudkan udara bersih, pengelolaan air dan tanah berkelanjutan, serta perlindungan biodiversitas perkotaan.

Sebagai tindak lanjut, pertemuan menyepakati agenda penting berikutnya yaitu COP-21 AATHP di Vietnam pada 2026serta AMME ke-19 dan COP-22 AATHP di Nay Pyi Taw, Myanmar pada 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.