Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Skema Komersial, Bulog Jaga Harga, Lindungi Petani, Amankan Stok

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 21:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Skema Komersial, Bulog Jaga Harga, Lindungi Petani, Amankan Stok Doc: ANTARA/Mansyur.
Ket. Stok beras Perum Bulog Cabang Lebak Pandeglang, Banten sebanyak 21.000 ton mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat di dua kabupaten itu hingga akhir tahun 2025.

JAKARTA – Penyerapaan gabah petani dan beras dalam negeri melalui skema komersial sangat penting untuk menjaga stabilitas harga, melindungi kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.

Dengan pola komersial, pembelian gabah tidak lagi semata bergantung pada skema penugasan pemerintah, tetapi mampu menciptakan rantai pasok yang lebih berkelanjutan dan efisien.

Langkah ini juga dapat mencegah gejolak harga saat panen raya, di mana biasanya petani tertekan oleh anjloknya harga gabah.

Jika mekanisme pasar diperkuat melalui skema komersial, maka nilai tambah dari gabah dan beras bisa lebih optimal, baik bagi petani maupun pelaku usaha.

Selain itu, penyerapan berbasis komersial membuka peluang diversifikasi produk, peningkatan kualitas, serta memperluas akses distribusi hingga pasar ekspor.

Dengan demikian, penyerapaan gabah dan beras dalam negeri tidak hanya menjaga ketahanan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing pertanian Indonesia di tengah dinamika global.

Direktur Pengadaan Perum Bulog Prihasto Setyanto menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk tetap menyerap gabah petani dan beras dalam negeri dengan skema komersial demi menjaga stabilitas pangan, mendukung petani, serta memperkuat cadangan nasional.

"Perlu kami sampaikan bahwa Bulog senantiasa melaksanakan penyerapan gabah dan beras sesuai penugasan Pemerintah," kata Prihasto dalam keterangan di Jakarta, Kamis (11/9).

Dikatakan pada tahun ini berdasarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2025, Bulog mendapat tugas mengadakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 3 juta ton setara beras.

"Dan saat ini target tersebut telah tercapai," ujar Prihasto.

Dia menyampaikan hal itu menyikapi pemberitaan yang beredar mengenai kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri.

Bulog memberikan penjelasan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan proporsional.

Prinsipnya, lanjutnya, untuk CBP Bulog bekerja berdasarkan regulasi dan penugasan yang diberikan Pemerintah.

Namun di luar itu, Bulog tetap melakukan penyerapan gabah dan beras melalui skema komersial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.