Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga daerah di Sulsel dan Tarakan Kerja Sama Dorong Swasembada dan Stabilisasi Harga Pangan

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 07:40 WIB | Oleh:
Tiga daerah di Sulsel dan Tarakan Kerja Sama Dorong Swasembada dan Stabilisasi Harga Pangan Doc: antara foto
Ket. Kerja sama untuk swasembada dan stabilisasi harga pangan.

MAKASSAR - Tiga daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Pinrang dan Enrekang melakukan kerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Tarakan di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mendorong swasembada sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Menurut Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, yang turut menghadiri rapat koordinasi virtual dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Selasa (9/9), mengatakan kerja sama kabupatennya dengan Tarakan sejatinya telah berlangsung melalui skema business to business (B2B).

“Pada 10 Juli lalu, Pemkot Tarakan berkunjung ke Sidrap dan bertemu langsung dengan Bupati serta pedagang. Selama ini pengiriman beras dilakukan langsung oleh pengusaha Sidrap ke Tarakan, salah satunya Haji Rasman,” kata Nurkanaah.

Dalam rapat virtual itu Nurkanaah juga memaparkan potensi beras Sidrap. Tahun 2024, produksi gabah mencapai 447.856 ton atau setara 264.459 ton beras dengan kebutuhan konsumsi lokal sekitar 348 ton.

Menurut dia, Sidrap masih surplus 229.111 ton.

“Bupati Sidrap telah mencanangkan program intensifikasi pertanian dengan target tiga kali panen setahun. Hal ini untuk memperkuat posisi Sidrap sebagai lumbung pangan,” katanya, menjelaskan salah satu cara bagaimana kabupaten tersebut mampu mencapai swasembada beras, bahkan mengalami surplus beras.

Perwakilan Kemenko Perekonomian Dara dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Makassar, Selasa, mengatakan kerja sama tiga kabupaten di Sulsel dengan Tarakan selain untuk mendorong swasembada pangan juga bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, serta menekan biaya logistik.

Selain mendapat dukungan Pemerintah Pusat, ia mengatakan langkah kerja sama antara tiga daerah di Sulsel dan Tarakan itu juga didukung Bank Indonesia.

"MoU (nota kesepahaman) kerja sama antar daerah yakni Tarakan, Enrekang, Sidrap dan Pinrang telah rampung dan kini berlanjut ke tahap perjanjian kerja sama (PKS)," ujar dia saat mengikuti rapat koordinasi tindak lanjut kerja sama antar daerah (KAD).

Menurut Dara, kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada Februari 2025 lalu.

"Kami berharap keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMN logistik dapat membantu kelancaran distribusi pangan,” ujar dia, saat melakukan rapat koordinasi secara virtual yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan kerja sama di empat daerah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.