TransTRACK Academy dan Bandung Techno Park Telkom University Luncurkan Program Research Accelerator, Perkuat Inovasi Transportasi
📅 Selasa, 09 Sep 2025, 10:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – TransTRACK melalui TransTRACK Academy resmi menjalin kerja sama dengan Bandung Techno Park (BTP) Telkom University untuk meluncurkan program research accelerator sebagai upaya mempercepat inovasi berbasis riset sekaligus menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan industri. Penandatanganan perjanjian kerja sama ini memperkuat komitmen yang sebelumnya dituangkan dalam MoU dengan Telkom University, meliputi pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pengembangan sumber daya institusi.
Kemitraan ini menjadi kelanjutan kolaborasi riset yang telah dimulai sejak April 2024 dan berhasil melahirkan lima produk inovasi. Langkah ini juga menandai strategi TransTRACK dalam meningkatkan kualitas produk serta menghadirkan solusi berbasis riset yang sesuai kebutuhan pasar. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi akademisi dan industri dengan menghadirkan inovasi nyata bagi berbagai sektor, khususnya transportasi dan logistik.
Sebagai penghubung antara Centre of Excellence Telkom University dan pelaku industri, Bandung Techno Park berperan memastikan riset akademik mampu menjawab tantangan nyata di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan memberi dampak signifikan baik bagi dunia pendidikan maupun bisnis, serta menjadi bagian dari transformasi ekosistem digital Indonesia melalui inovasi berkelanjutan.
Ruang lingkup kerja sama meliputi kontribusi TransTRACK dalam pengembangan inovasi yang digagas BTP Telkom University, dukungan dalam program Hibah Inovasi BTP, hingga kolaborasi implementasi produk riset. Selain itu, kerja sama juga mencakup penyelenggaraan berbagai kegiatan dan percepatan proses komersialisasi, di mana dosen inovator Telkom University berkewajiban menghasilkan prototipe, manual penggunaan, dokumentasi, serta video profil produk.
Pada kolaborasi kali ini, TransTRACK mendukung lima topik inovasi utama selama enam bulan. Riset tersebut mencakup sistem deteksi kelelahan pengemudi real-time berbasis computer vision dan deep learning, inovasi Safeway untuk deteksi kerusakan jalan berbasis edge computing, pengembangan optimalisasi rute logistik dengan sistem informasi geografis, peningkatan kemampuan sistem deteksi kelelahan pengemudi berbasis AI, serta perancangan hybrid algorithm berbasis reinforcement learning untuk manajemen persediaan adaptif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Aris Pujud Kurniawan, CTO & Co-Founder TransTRACK, menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi TransTRACK dalam misi mempertemukan riset dengan industri.
“Kami sangat bersyukur atas kesempatan bekerja bersama para inovator akademik terkemuka yang mampu menerjemahkan ide menjadi dampak nyata bagi berbagai sektor transportasi dan logistik. Secara pribadi, sebagai lulusan Telkom University, kemitraan ini memiliki arti khusus bagi saya,” ujarnya.
Senada, Dr. Iwan Iwut Tritoasmoro, Direktur Bandung Techno Park Telkom University, menekankan pentingnya relevansi riset dengan kebutuhan industri.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Misi kami di BTP adalah menghubungkan inovator dengan industri, memastikan riset tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga relevan. Dengan pengalaman TransTRACK di sektor transportasi dan logistik, kami yakin kolaborasi ini menghasilkan luaran yang bermakna dan berdampak langsung bagi industri,” ungkapnya.
Budi Santosa, Director of TransTRACK Academy, menambahkan bahwa kerja sama ini sejalan dengan misi TransTRACK Academy untuk membangun jembatan antara akademisi dan industri.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan hasil riset dapat diaplikasikan pada tantangan nyata, sekaligus menyiapkan talenta masa depan yang lebih siap menghadapi perkembangan industri,” katanya.
Kemitraan strategis ini menegaskan komitmen TransTRACK dan BTP dalam mempercepat inovasi berbasis riset serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama di bidang teknologi transportasi dan logistik regional. Lebih dari itu, inisiatif ini membuktikan bahwa kolaborasi akademisi dan industri mampu menciptakan solusi konkret, meningkatkan daya saing, dan membawa dampak jangka panjang bagi ekosistem digital nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!