Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rahasia Swasembada Pangan: Teknologi Pendingin Hemat Energi Jadi Kunci Ketahanan Nasional

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 20:20 WIB | Oleh:
Rahasia Swasembada Pangan: Teknologi Pendingin Hemat Energi Jadi Kunci Ketahanan Nasional Doc: ANTARA/HO Pemprov Jabar
Ket. Ilustrasi - Pendingin mobile bertenaga surya (Mobile Cold Storage Solar Powered/MCS) yang dikembangkan Pemprov Jabar bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) yang didistribusikan ke Koperasi Unit Desa (KUD) Mandiri Mina Fajar Sidik Desa Blanakan.

JAKARTA - Teknologi pendingin hemat energi dinilai dapat menjadi kunci swasembada pangan Indonesia. Inovasi ini mampu memperpanjang usia simpan cabai, ikan, terutama hortikultura dan perikanan yang mudah rusak, sekaligus menekan kerugian akibat food loss.

“Dua kunci ketahanan pangan adalah hilirisasi produk, seperti cabai agar tidak cepat busuk, dan distribusi pangan antardaerah dengan suhu yang terjaga. Semua ini butuh teknologi pendingin yang efisien dan ramah lingkungan,” kata Kepala Bidang Cold Chain (Rantai Dingin) Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia (PPLI) Tejo Mulyono alam konferensi pers Road to Pameran Pendingin dan Tata Ruang 2025 di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, dengan menggunakan teknologi pendingin hemat energi, maka dapat menekan kerugian akibat 'food loss', yakni kehilangan pangan pada tahap produksi, pascapanen, hingga distribusi sebelum sampai ke konsumen.

Tejo menjelaskan, kendala utama penerapan teknologi pendingin di Indonesia adalah pasokan listrik yang belum stabil, khususnya di kawasan timur. Padahal, wilayah tersebut memiliki potensi besar di sektor perikanan dan perkebunan skala kecil yang membutuhkan fasilitas penyimpanan dingin.

Dia berharap ajang Pameran Pendingin dan Tata Ruang 2025 bisa menghadirkan inovasi teknologi pendingin berbasis energi baru terbarukan (EBT), sehingga lebih efisien, berkelanjutan, dan mampu menekan biaya operasional logistik pangan yang cenderung tinggi dengan teknologi pendingin konvensional saat ini.

Selain sektor logistik, teknologi pendingin juga berperan dalam mendukung program pemerintah menuju ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan impor. Dengan rantai dingin yang kuat, maka hasil produksi lokal dapat terserap lebih optimal tanpa kehilangan kualitas.

Dia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi sangat diperlukan agar teknologi pendingin yang tepat guna bisa dipraktikkan secara luas.

“Inovasi teknologinya ada, tinggal bagaimana kita memastikan implementasi di lapangan benar-benar berjalan, untuk bisa swasembada pangan. Tentu ini butuh upaya kolaborasi dari berbagai pihak,” ujarnya.

Pameran Pendingin dan Tata Ruang 2025 sendiri akan berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, pada 24–26 September 2025 dengan menghadirkan 350 merek global dan menyoroti solusi pendinginan hemat energi serta tata ruang untuk berbagai sektor, termasuk logistik pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Ekonomi
Kemenhub Siapkan Aturan Bat...

Desak Wujudkan Pendidikan Gratis

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Desak Wujudkan Pendidikan G...
Nasional
TNI Harus Adaptif Hadapi  A...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.