Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tuchel Peringatkan Inggris agar Waspada Ancaman Serbia

📅 Senin, 08 Sep 2025, 09:06 WIB | Oleh:
Tuchel Peringatkan Inggris agar Waspada Ancaman Serbia Doc: AFP
Ket. Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel.

BIRMINGHAM, INGGRIS – Pelatih Tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, mengingatkan anak asuhnya agar siap menghadapi segala kemungkinan saat melakoni laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Serbia, Rabu (10/9) dini hari WIB.

Tuchel bertekad mengakhiri penantian panjang Inggris yang sudah 60 tahun tanpa gelar besar di ajang internasional putra. Harapan itu terbuka di putaran final tahun depan yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Inggris sempat nyaris memutus puasa gelar melalui dua final beruntun Piala Eropa, meski akhirnya kalah di bawah kepemimpinan pelatih sebelumnya, Gareth Southgate.

Meski baru saja mencatat kemenangan 2-0 atas Andorra di Villa Park pada hari Sabtu lalu, hasil yang membuat mereka mengoleksi empat kemenangan dari empat laga Grup K, Tuchel menegaskan laga di Beograd akan menjadi ujian yang jauh lebih berat.

“Ini akan menjadi ujian bagus dan kami menantikannya,” kata Tuchel. “Kami merasa siap menghadapi atmosfer, intensitas fisik, dan emosi yang pasti mengiringi pertandingan penting di grup ini. Kami akan benar-benar siap.”

Inggris dan Serbia terakhir bertemu di Piala Eropa 2024, ketika gol sundulan Jude Bellingham memberi kemenangan 1-0 bagi The Three Lions dalam laga pembuka. Saat ini Inggris memimpin klasemen Grup K dengan keunggulan lima poin atas Serbia yang masih menyimpan satu laga.

“Atmosfer di stadion akan sangat emosional, saya yakin,” ujar mantan pelatih Chelsea dan Paris Saint-Germain itu. “Kami harus mampu beradaptasi, mengatasi tekanan, dan siap dengan segala skenario — kartu merah, kartu kuning, atau hal-hal tak terduga lainnya.”

Meski tampil kurang meyakinkan saat menghadapi Andorra yang berada di peringkat ke-174 dunia, Inggris masih belum kebobolan satu gol pun di babak kualifikasi.

“Saya rasa Serbia akan bermain dengan pola sama seperti Andorra, menggunakan blok pertahanan 5-4-1, lalu mengandalkan kualitas individu penyerang tinggi dan kuat di lini depan,” tambah Tuchel. “Kami akan bersiap menghadapi versi terbaik lawan, lalu menyesuaikan diri dengan situasi di lapangan.”

Pertandingan di Stadion Rajko Mitic sendiri akan diwarnai pengurangan kapasitas 15 persen sebagai hukuman FIFA terhadap otoritas sepak bola Serbia menyusul perilaku suporter mereka, termasuk diskriminasi dan pelecehan rasial terhadap pemain Andorra pada Juni lalu.

Kasus serupa juga pernah terjadi pada 2012, ketika UEFA memaksa Serbia U-21 menggelar laga tanpa penonton usai perilaku rasis suporter mereka dalam play-off Piala Eropa melawan Inggris di Krusevac.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.