Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Pulangkan Ratusan Warganya yang Ditahan Imigrasi AS Pekan Ini

📅 Senin, 08 Sep 2025, 09:40 WIB | Oleh:
Korsel Pulangkan Ratusan Warganya yang Ditahan Imigrasi AS Pekan Ini Doc: Yonhap
Ket. Gambar yang disediakan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS dan menunjukkan para karyawan pabrik menunggu kaki mereka diborgol di pabrik Hyundai Motor Group di Ellabell, Georgia, Kamis (4/9)

FLOKSTON/WASHINGTON - Warga Korea Selatan yang ditahan dalam operasi imigrasi AS baru-baru ini dapat kembali pulang dengan menggunakan pesawat carteran pada Rabu (10/9), kata seorang pejabat Seoul pada Minggu (7/9).

Cho Ki-joong, konsul jenderal di Kedubes Korea di Washington, menyampaikan pernyataan tersebut dalam jumpa pers di sebuah pusat penahanan di Folkston, Georgia, AS.

"(Kami) memperkirakan sekitar Rabu, (mereka mungkin dapat naik pesawat)," kata Cho di Pusat Pemrosesan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Folkston.

Para diplomat dari Konsulat Jenderal di Atlanta dan perwakilan Korea lainnya telah menemui warga negara Korea di pusat penahanan, memeriksa kesehatan dan kondisi lainnya.

Dia menekankan bahwa Seoul sedang melakukan upaya terbaiknya untuk memastikan bahwa mereka yang ingin pulang dapat kembali ke Korea "sesegera mungkin."

Pada Minggu, kantor kepresidenan di Seoul mengatakan bahwa segera setelah prosedur administratif diselesaikan, sebuah pesawat carteran akan menuju ke AS untuk memulangkan warga negara Korea tersebut.

Sebelumnya, otoritas imigrasi AS menahan 475 - termasuk sekitar 300 warga negara Korea - pekerja pabrik baterai kendaraan listrik patungan Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution dalam penggerebekan pabrik pada Kamis (4/9) di Georgia.

ICE menyatakan bahwa mereka kedapatan bekerja secara ilegal di AS, termasuk mereka yang memegang visa jangka pendek atau visa rekreasi yang melarang mereka bekerja.

Para pejabat AS menyebut penggerebekan pekan lalu sebagai "operasi penegakan hukum di satu lokasi terbesar dalam sejarah Investigasi Keamanan Dalam Negeri."

Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya pada Jumat untuk operasi ICE, menyebut mereka yang ditahan sebagai "orang asing ilegal."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Daerah
Polisi Gerebek Kasino di Ba...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.