Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pentagon Sebut Aksi F-16 Venezuela 'Provokatif'

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 22:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pentagon Sebut Aksi F-16 Venezuela 'Provokatif' Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Dua pesawat tempur F16 melakukan pendaratan.

Istanbul - Dua jet tempur F-16 Venezuela terbang di atas USS Jason Dunham pada Kamis (4/9), sebuah langkah provokatif yang menurut Departemen Pertahanan AS ditujukan untuk mengganggu operasi antinarkoba pemerintahnya.

Kapal Angkatan Laut tersebut telah dikerahkan ke perairan lepas pantai Venezuela sebagai bagian dari upaya pemerintahan Trump menargetkan kartel narkoba.

"Langkah yang sangat provokatif ini dirancang untuk mengganggu operasi antinarkoba-teror kami," kata departemen tersebut dalam sebuah pernyataan. "Kartel yang mengendalikan Venezuela sangat disarankan untuk tidak melakukan upaya lebih lanjut yang menghalangi, mencegah, atau mengganggu operasi antinarkoba dan antiteror yang dilakukan oleh militer AS."

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menandatangani perintah eksekutif yang menyerukan peningkatan penggunaan kekuatan militer terhadap kartel narkoba Amerika Latin.

AS telah lama menuduh Presiden Venezuela Nicolas Maduro memimpin Cartel de los Soles (Kartel Matahari), sebuah jaringan yang diduga melakukan perdagangan narkoba tingkat tinggi dan kejahatan terorganisir di dalam pemerintahan dan militer Venezuela.

Pada 25 Juli, Departemen Keuangan AS menetapkan kelompok tersebut sebagai organisasi "Teroris Global yang Ditunjuk Khusus".

Selanjutnya, pada 8 Agustus, Washington menggandakan hadiah untuk informasi yang mengarah pada penangkapan atau hukuman Maduro dari $25 juta (Rp 410,5 milyar) menjadi $50 juta (Rp 821 milyar)

Sementara itu, pada 18 Agustus, Maduro menanggapi tuduhan AS dengan mengatakan: "Kami mempertahankan laut, langit, dan tanah kami. Tidak ada kekaisaran yang dapat menyentuh wilayah suci Venezuela atau tanah suci Amerika Selatan."

Sebaiknya Anda baca juga:

Menindaklanjuti perintah Trump, sebuah kelompok angkatan laut AS yang terdiri dari tujuh kapal perang dan sebuah kapal selam dikirim ke perairan Karibia dekat Venezuela pada 28 Agustus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.