Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengawal Layang-Layang Dandang Kalimantan Selatan di Langit

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 21:46 WIB | Oleh: Tim Penulis

Layang-layang ini juga telah dipromosikan di kancah global oleh tim penerbang dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui partisipasinya dalam Pertemuan Penerbang Layang-layang Internasional Fanø di Pulau Fanø, Denmark, pada 14–21 Juni 2025.

Dampak Ekonomi

"Festival Layang-layang Dandang bukan hanya sekadar kegiatan seni dan budaya. Festival ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata daerah," ujar Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto.

Tingginya antusiasme peserta setiap tahunnya, Festival Layang-layang Dandang telah memberikan dampak positif yang nyata terhadap pendapatan warga setempat, terutama mereka yang bergerak di sektor usaha mikro dan kecil, mulai dari pedagang kaki lima hingga penjual suvenir.

Seorang pedagang bakso, Muhammad Yusuf, tampak antusias memarkir gerobaknya di dekat pohon sambil menunggu pelanggan. Dengan handuk kecil yang menggantung di lehernya, ia sesekali menyeka keringat di dahinya sambil melayani pelanggan.

Dari berjualan bakso di festival tersebut, Yusuf yang biasanya hanya meraup untung sekitar Rp150 ribu, mampu meraup untung jauh lebih tinggi, menembus Rp600 ribu.

Memang, Kalimantan Selatan patut berbangga karena berkat kreativitas masyarakatnya, provinsi ini semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional melalui permainan tradisionalnya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya melestarikan warisan budaya dengan menyelenggarakan festival layang-layang setiap tahun. Dalam hal ini, Bupati Tanah Laut telah menegaskan komitmennya untuk mencetak rekor MURI yang lebih tinggi, bahkan mencapai ribuan layang-layang.

Mereka yang aktif menekuni permainan tradisional juga patut berbangga dengan karya para seniman layang-layang. Bahkan, beberapa peserta mancanegara di festival ini memuji desain layang-layang Dandang yang unik, yang tak hanya berukuran besar, tetapi juga menampilkan identitas etnis dan budaya.

Para seniman layang-layang ini diharapkan dapat melestarikan warisan budaya ini dan memperkenalkannya kepada generasi muda agar layang-layang Dandang tetap berkibar di angkasa, baik sekarang maupun di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Luar Negeri
Kolombia Digoyang Gempa M 7...

Gempa Bumi Magnitude 7,4 Guncang Kolombia Sedikitnya 20 Orang Tewas

57 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gempa Bumi Magnitude 7,4 Gu...
Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI, Namanya Tunggal ke DPR

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.