Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemilau Nusantara Kepri 2025 Gagal Digelar Tepat Waktu, Pemprov Tekan Tombol Pause

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemilau Nusantara Kepri 2025 Gagal Digelar Tepat Waktu, Pemprov Tekan Tombol Pause Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Kemilau Nusantara.

TANJUNGPINANG – Agenda Kemilau Nusantara Kepri 2025 tidak hanya diposisikan sebagai ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga strategi pemerintah daerah untuk menguatkan citra Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal.

Melalui perhelatan ini, Kepri berupaya menonjolkan potensi budaya maritim, kuliner, hingga kesenian tradisional sebagai daya tarik yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dari sisi ekonomi, kegiatan ini diharapkan menjadi multiplier effect bagi UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif, sejalan dengan target pemerintah meningkatkan devisa pariwisata.

Namun, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terpaksa menunda pelaksanaan agenda Kemilau Nusantara Kepri 2025 menyusul situasi dan kondisi yang terjadi belakangan di tanah air.

Kegiatan yang semula dijadwalkan pada Minggu 7 September 2025 di Pelataran Jalan Merdeka, Kota Tanjungpinang itu ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Acara ini digelar oleh Dinas Pariwisata Kepri.

"Kegiatan resmi diundur dan akan dijadwalkan kembali pada waktu yang lebih tepat," kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Tanjungpinang, Jumat (5/9).

Ansar menyebut keputusan ini diambil dengan penuh pertimbangan guna menghormati suasana kebangsaan sekaligus menjaga kekhidmatan dalam perayaan budaya besar tersebut.

Selain itu, menurutnya, penundaan ini menjadi bagian dari sikap empati pemerintah dan masyarakat Kepri terhadap dinamika nasional.

"Kita ingin saat Kemilau Nusantara Kepri 2025 akhirnya digelar, masyarakat bisa merayakannya dengan penuh sukacita tanpa bayang-bayang keprihatinan," ujar Ansar.

Ansar memastikan Kemilau Nusantara Kepri tahun ini akan tetap hadir dengan suguhan parade seni budaya Nusantara, kolaborasi lintas etnik, dan pertunjukan spektakuler yang membanggakan Kepri di mata nasional maupun dunia.

Kemilau Nusantara Kepri adalah wajah sejati bangsa Indonesia yang beragam, indah, dan bersatu. Meski jadwalnya diundur, semangatnya tidak akan pernah padam.

"Justru dari Kepri, kita kirim pesan optimisme ke seluruh Indonesia bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ucap Ansar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Hasan menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir, karena pihaknya berkomitmen menghadirkan Kemilau Nusantara Kepri dengan kualitas terbaik.

Penundaan ini adalah bentuk tanggung jawab pemprov agar acara bisa dinikmati dengan suasana penuh sukacita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.