Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Provinsi Banten Tertinggi Nasional dalam Eliminasi TBC, Lampaui Target Pemerintah

📅 Kamis, 04 Sep 2025, 10:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Provinsi Banten Tertinggi Nasional dalam Eliminasi TBC, Lampaui Target Pemerintah Doc: Antara Foto
Ket. Rapat bersama seluruh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) se- Provinsi Banten, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten serta Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang

Provinsi Banten mencatatkan capaian tertinggi secara nasional dalam program eliminasi tuberkulosis (TBC), melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, kader, dan pihak terkait yang telah berperan dalam pencapaian tersebut.

"Provinsi Banten mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat atas capaian kita yang tertinggi secara nasional,” kata dia dalam keterangan di Kota Serang, Kamis.

Ia mengatakan Indonesia termasuk negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia, sehingga keberhasilan Banten menjadi prestasi bersama.

“Kita mempunyai tanggung jawab melindungi warga kita dengan cara memberikan edukasi dan menemukan kasus-kasus baru TBC untuk ditindaklanjuti dan diobati sampai sembuh,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti menjelaskan eliminasi TBC merupakan program prioritas nasional yang ditargetkan selesai pada 2030. Banten ditugaskan menemukan 50.000 penderita TBC melalui skrining aktif.

“Kewajiban kita menemukan minimal 10 kali lipat dari target itu, idealnya sampai 20 kali lipat,” katanya.

Hingga Agustus 2025, capaian Banten sudah mencapai lebih dari 1 juta orang yang diskrining atau 20 kali lipat dari target awal.

“Artinya capaian kita sudah 75 persen dari target akhir. Kami optimistis sampai Desember bisa 100 persen,” ujar dia.

Upaya eliminasi dilakukan melalui skrining di posyandu, puskesmas, klinik, hingga dokter praktik.

Selain temuan kasus, program ini juga menekankan pengobatan tuntas agar pasien sembuh dan tidak menularkan ke orang lain.

Ati menyebut capaian tersebut diapresiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui jajaran kementerian terkait.

“Provinsi Banten meraih prestasi terhadap pencapaian indikator eliminasi TBC. Ini bukti kerja keras seluruh jajaran hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujarnya.

Program eliminasi TBC menjadi bagian dari agenda kesehatan nasional bersama program Cek Kesehatan Gratis, penanganan stunting, dan kesehatan ibu dan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.