Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjelang Arus Mudik, Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Jalur Pantura

📅 Jumat, 27 Feb 2026, 12:48 WIB | Oleh:
Menjelang Arus Mudik, Pemerintah Kebut Perbaikan Jalan Berlubang di Jalur Pantura Doc: Istimewa
Ket. Upaya perbaikan jalan ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan rusak, sekaligus memberikan rasa tenang bagi jutaan pemudik

JAKARTA - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pemerintah mempercepat perbaikan jalan rusak dan berlubang di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan demi memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung lebih aman dan nyaman.

Saat ini, ruas-ruas jalur utama mudik menjadi prioritas penanganan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Salah satu fokus utama adalah jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang setiap tahun menjadi urat nadi pergerakan pemudik. 

Kementerian PU menegaskan, pekerjaan ini merupakan bagian dari persiapan jalur Lebaran 2026 dengan target ambisius H-10 “Zero Potholes” atau bebas lubang. 

Target itu bukan tanpa alasan. Volume kendaraan di Pantura diperkirakan kembali melonjak seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, pemerintah ingin memastikan kondisi jalan sudah dalam keadaan prima sebelum puncak arus mudik terjadi.

Di jalur pantura, perbaikan jalan juga dilakukan di Jembatan Cilamaya. Jembatan yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat ini menjadi salah satu simpul krusial lalu lintas kendaraan berat maupun kendaraan pribadi.

"Kami telah melakukan pekerjaan penanganan jalan dan jembatan di ruas Karawang, Cikampek, Pamanukan, di Jembatan Cilamaya, tepatnya di KM 107," kata salah satu petugas Kementerian PU di lapangan dalam laporannya, Kamis (26/2).

Sebagai bagian dari pemeliharaan rutin jalan nasional, Kementerian PU telah melaksanakan perbaikan badan jalan di atas Jembatan Cilamaya dengan metode scraping dan pelapisan ulang menggunakan aspal AC-WC PG 70. 

Material ini dirancang khusus untuk jalan raya dengan beban lalu lintas berat, termasuk jalan tol dan kawasan dengan iklim panas ekstrem seperti di Indonesia.

Tahap scraping dilakukan dengan mengupas lapisan aspal lama yang kualitasnya telah menurun. Setelah itu, permukaan jalan dilapisi ulang (overlay) menggunakan AC-WC PG 70 sebagai lapis aus. Metode ini menghasilkan permukaan jalan yang lebih rata, lebih kuat, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat dilalui kendaraan.

"Pekerjaan ini dilakukan dalam kurang waktu satu hari bisa tereselesaikan," tambah petugas PU itu.

Upaya perbaikan jalan ini diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan akibat jalan rusak, sekaligus memberikan rasa tenang bagi jutaan pemudik yang akan menempuh perjalanan jauh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.