Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Agam Dilanda Kebakaran Hutan, Tim Gabungan TNI, Polri, dan BPBD Turun Tangan

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 20:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Agam Dilanda Kebakaran Hutan, Tim Gabungan TNI, Polri, dan BPBD Turun Tangan Doc: Antara Foto
Ket. Tim gabungan Pemkab Agam sedang memadamkan api yang membakar Bukik Gunuang Ameh, Jorong Bukik Apik, Nagari atau Desa Padang Tarok, Kecamatan Baso.

Tim gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, berhasil memadamkan api yang membakar hutan pinus seluas sembilan hektare di Bukik Gunuang Ameh, Jorong Bukik Apik, Nagari atau Desa Padang Tarok, Kecamatan Baso.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan titik api sudah padam, namun beberapa titik masih mengeluarkan asap.

"Ada beberapa titik yang masih mengeluarkan asap berpotensi api kembali hidup," katanya.

Ia mengatakan tim gabungan Agam yang berasal dari BPBD Agam, TNI, Polri, Polisi Kehutanan, Satuan Polisi Pamong Praja Pemadam Kebakaran, ORARI Bukittinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari (desa), masyarakat peduli api, Satgas Kahutla Sumbar, dan KPHL Agam Raya melakukan pemantauan ke lokasi.

Tim gabungan juga melakukan tracking atau mencari api di seputaran titik lokasi kebakaran dan melakukan penyemprotan apabila terdapat titik api.

"Kita memastikan api sudah padam, apabila masih mengeluarkan asap maka dipantau terus agar tidak mengeluarkan api yang bisa menjalar ke daerah lain," katanya.

Ia mengatakan kebakaran di hutan pinus Bukik Gunung Ameh sekitar lima hektare sejak Jumat (29/8) akibat kondisi kemarau panjang.

Dengan kondisi itu, api mudah menjalar ke lokasi lain dan pemerintah nagari melaporkan kejadian itu ke BPBD Agam pada Minggu (31/8) malam.

Mendapatkan laporan itu, lanjut dia, BPBD Agam mengerahkan satgas beserta pemadam kebakaran ke lokasi.

BPBD Agam melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari untuk penanganan kebakaran itu.

"Kebakaran meluas menjadi tujuh hektare pada Selasa (2/9) dan menjadi sembilan hektare pada Selasa (2/9) sore, akibat kondisi sekitar kering karena kemarau panjang,".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.