Kemenhut Dukung Ketahanan Pangan Melalui Konservasi
📅 Selasa, 02 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Eko SDia menjelaskan bahwa asistensi itu diperlukan karena sejumlah satwa sudah memiliki populasi yang terbatas dengan area yang sudah terfragmentasi. Termasuk badak jawa yang kajian terakhir memperlihatkan tingkat perkawinan sedarah (inbreeding) mencapai 58 persen.
Terkait hal itu, langkah translokasi akan dimulai untuk menyelamatkan populasi badak jawa dan menekan tingkat perkawinan sedarah, yang diluncurkan pada 29 Agustus lalu dengan nama "Operasi Merah Putih". Pemindahan lokasi itu akan dilakukan dari wilayah Semenanjung Ujung Kulon ke Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) di Desa Ujungjaya, Kabupaten Pandeglang, yang masih dalam lokasi Taman Nasional Ujung Kulon.
Jumlah badak jawa yang akan dipindahkan adalah sepasang jantan dan betina yang dipastikan memiliki hubungan kekerabatan jauh. ART dan biobank akan digunakan untuk mendorong kelahiran anak badak baru di lokasi itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!