Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhut Dukung Ketahanan Pangan Melalui Konservasi

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Kemenhut Dukung Ketahanan Pangan Melalui Konservasi Doc: ANTARA /HO-Kementerian LHK
Ket. Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK, Satyawan Pudyatmoko saat memaparkan berbagai capaian konservasi dalam acara refleksi akhir tahun di Gedung Manggala Wanabakti, Tanah Abang, Jakarta, Beberapa waktu lalu.

Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengatakan upaya konservasi tidak hanya dilakukan untuk menyelamatkan satwa dilindungi, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan. Kebijakan ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem agar produksi pangan bisa berkelanjutan.

"Salah satunya swasembada daging. Kita punya problem terhadap sapi bali, itu berat tubuhnya menurun terus," kata Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kemenhut Satyawan Pudyatmoko di Jakarta, Senin (1/9).

Seperti dikutip dari Antara, Satyawan menyebut bahwa penurunan berat rata-rata dari sapi bali (Bos javanicus domesticus) dapat berdampak besar, karena jenis sapi itu dimanfaatkan sebagai sapi potong untuk daging atau sapi pekerja yang membajak sawah.

Untuk menanggulangi tren tersebut, kata dia, diperlukan penambahan genetik dari banteng (Bos javanicus). Hal itu mengingat sapi bali merupakan bentuk domestik dari banteng yang terjadi beribu tahun lalu.

"Telah dilakukan kerja sama antara Kemenhut lewat Ditjen KSDAE dengan berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengawinkan pejantan banteng dan betina dari jenis sapi bali," ujarnya.

Upaya itu, kata dia, juga didukung oleh penggunaan asistensi teknologi seperti bank hayati atau biobank untuk menambah genetik dari jenis sapi bali tersebut.

"Dari situ menghasilkan anakan dan anakan itu kita serahkan ke peternak. Itu salah satu manfaat mengapa kita harus punya biobank," katanya.

Sebelumnya, pemerintah bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk pemanfaatan biobank untuk upaya konservasi satwa terancam punah dan menambah populasinya.

Tidak hanya biobank, pemerintah juga kini terus melakukan bioprospeksi atau upaya menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi dari pemanfaatan spesies endemik di berbagai wilayah Indonesia. Upaya bioprospeksi itu termasuk juga untuk memproses paten demi mencegah pembajakan biologi atau biopiracy.

Teknologi Biobank

Lebih lanjut, Kemenhut akan menggunakan teknologi terbaru untuk meningkatkan populasi satwa terancam punah termasuk menggunakan teknologi asistensi reproduksi atau Assisted Reproductive Technology (ART) yang memanfaatkan bank hayati.    

Satyawan menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan populasi sejumlah satwa dilindungi termasuk badak jawa (Rhinoceros sondaicus), badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dan badak kalimantan yang merupakan satu spesies dengan yang berada di Sumatera.   

Satyawan menjelaskan bahwa dalam upaya konservasi di tingkat internasional penggunaan ART dan bank hayati (biobank) sudah digunakan untuk membantu peningkatan populasi terancam punah. Seperti yang dilakukan untuk menyelamatkan populasi badak putih (Ceratotherium simum) di Afrika. 

"Baru nanti dimasukkan ke surrogate mother, dilahirkan untuk menyelamatkan badak sumatera yang ada di Kalimantan," jelasnya.  

Bank hayati sendiri berfungsi untuk menyimpan genetik jenis spesies langka yang terancam punah. Genetik yang disimpan dimanfaatkan untuk teknologi asistensi reproduksi untuk mendorong penambahan populasi.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
KPK Tangkap Tangan Bupati M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.