Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Ekonomi, Pemkab Natuna Tanam Jagung Pipil

📅 Senin, 01 Sep 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Ekonomi, Pemkab Natuna Tanam Jagung Pipil Doc: Antara
Ket. Bupati Natuna Cen Sui Lan saat menanam benih jagung pipil di lahan milik Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi pada Senin (1/9).

Natuna - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mulai mengembangkan budidaya jagung pipil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Senin (1/9), mengatakan, kegiatan itu didanai melalui Dana Desa (DD) Gunung Putri yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Putri Bertuah. Dalam pelaksanaannya, BUMDes juga dibina dan didampingi oleh Kepolisian Resor (Polres) Natuna.

Penanaman dilaksanakan di lahan dua hektare milik Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, pada Senin pagi, yang dilakukan secara simbolis oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, bersama Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendi, serta beberapa pihak lainnya.

Selanjutnya bibit akan ditanam oleh kelompok tani yang bekerja sama dengan BUMDes Putri Bertuah.

"Kita berharap langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ucap dia.

Lebih lanjut, Bupati Cen menyampaikan Polres Natuna turut mendukung kegiatan ini dengan memberikan bantuan berupa 10 kilogram benih jagung pipil.

Apa yang dilakukan oleh Polres Natuna bersama Pemerintah Desa Gunung Putri merupakan bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung program pemerintah di bidang swasembada pangan, khususnya melalui pengembangan budidaya jagung pipil.

Pemerintah Kabupaten Natuna juga menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada desa dalam upaya meningkatkan hasil produksi pertanian.

Lebih lanjut, masyarakat khususnya para petani tidak perlu khawatir soal pemasaran hasil panen, sebab Perum Bulog dipastikan siap membeli hasil panen jagung pipil petani.

"Jika diperlukan, pemerintah daerah akan membantu pengadaan alat, termasuk alat pemipil jagung untuk memisahkan biji dari bonggolnya. Kami juga akan menganggarkan hal ini ke depan," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna, Wan Sazali, mengatakan pada tahun anggaran 2025, pihaknya telah mengalokasikan dana untuk pengadaan pupuk, meliputi jenis NPK dan Dolomit.

"Kami akan pelajari dulu. Jika memungkinkan untuk dialokasikan ke kelompok tani yang bekerja sama dengan BUMDes, maka sebanyak 500 kilogram NPK akan kami salurkan guna meningkatkan produksi jagung pipil," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.