Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Surabaya Menerapkan Pembelajaran Daring 1-4 September

📅 Senin, 01 Sep 2025, 01:56 WIB | Oleh:
Surabaya Menerapkan Pembelajaran Daring 1-4 September Doc: ist
Ket. proses belajar

SURABAYA – Melihat situasi yang dinilai belum kondusif dan demi keselamatan peserta didik, maka Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menerapkan pembelajaran dalam jaringan (daring) 1-4 September. Tujuannya untuk mewaspadai kondisi keamanan yang kurang kondusif dan upaya menjaga keselamatan anak-anak serta mengantisipasi situasi tertentu.

Kepala Dispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh, Minggu, mengatakan hal tersebut dilakukan untuk menjaga psikologis anak dari situasi yang memanas pada akhir-akhir ini sekaligus untuk memberikan suasana berbeda dalam kegiatan belajar mengajar. Yusuf menyebutkan pembelajaran melalui dalam jaringan ini berlaku untuk jenjang PAUD hingga SMP.

Dalam kesempatan ini, dia menyampaikan agar kepala satuan pendidikan dapat memastikan kelancaran pelaksanaan pembelajaran daring dan memberikan pendampingan kepada guru serta murid agar proses belajar mengajar tetap efektif. "Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kondisi psikologis anak di tengah situasi yang terus memanas seperti saat ini," ujarnya.

Yusuf menjelaskan meskipun pembelajaran dilakukan melalui daring, para guru juga bisa memberikan tugas praktik untuk muridnya di rumah. Misalnya, bisa dengan diberi tugas soal menjaga kelestarian lingkungan, membuat cerpen, dan sebagainya. Dia mengimbau kepada orang tua untuk turut serta memantau dan memastikan putra-putrinya mengikuti kegiatan pembelajaran daring agar berjalan dengan baik.

Jadi, misalnya ada orang tua yang tidak memungkinkan untuk daring, nanti guru akan memetakan. Dari situ, guru bisa mengganti dengan memberikan tugas kepada muridnya, bagi yang tidak bisa mengikuti daring. Dia mengingatkan kepada satuan pendidikan untuk memantau murid yang mengikuti lomba atau latihan rutin di luar sekolah, baik di klub atau lainnya pada saat jam pembelajaran.

Jika ada murid yang mengikuti lomba atau kegiatan rutin, guru wajib melampirkan surat izin resmi dari orang tua atau penyelenggara lomba atau latihan. Dia minta kepada seluruh kepala satuan pendidikan, guru dan tenaga kependidikan di Surabaya untuk menggunakan pakaian bebas rapi tanpa atribut kedinasan.

Dispendik Surabaya juga sudah melakukan sosialisasi kepada jajaran Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), guru, hingga wali murid secara bertahap melalui surat edaran. Dispendik rapat bersama kepala sekolah dan MKKS via Zoom. Harapannya kepala sekolah nanti menugaskan wali kelas-wali kelas, dan guru bidang studinya masing-masing terkait hal ini. Selain itu, kan para guru juga ada WhatsApp Grup orang tua sebagai sarana komunikasi antara wali kelas dengan wali murid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.