Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ojol dan Warga Surabaya Kompak Bersihkan Pos Polisi Dirusak Massa

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 14:24 WIB | Oleh:
Ojol dan Warga Surabaya Kompak Bersihkan Pos Polisi Dirusak Massa Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah warga bersama ojol membersihkan pos polisi yang dirusak massa aksi unjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur.

JAKARTA - Sejumlah warga bersama pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya, Jawa Timur, membersihkan pos polisi yang dirusak massa aksi pada Jumat (29/8) dini hari, dengan menyapu, mengepel, hingga membersihkan serpihan kaca di lokasi.

Mereka membersihkan tiga pos penjagaan polisi yang berada di Pos Lantas Bundaran A Yani atau Taman Pelangi, Raya Darmo atau Taman Bungkul, dan Wonokromo atau sisi timur KBS.

Warga Banyuurip Surabaya, Septinda itu mengaku senang melihat para driver ojol bersama sama dengan warga membersihkan pos yang sebelumnya menjadi sasaran pengerusakan oleh massa aksi unjuk rasa

"Ini tadi pas lewat kok banyak driver ojol ngecat, terus sama teman saya berhenti, sempat merekam sebentar. Mereka terlihat kompak sekali," kata wanita berusia 31 tahun itu, Minggu.

Sementara itu, seorang pengemudi ojol Eko Setiawan mengungkapkan bahwa aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas kerusakan yang terjadi. Pria yang yang telah berprofesi sebagai ojol selama 9 tahun itu mengaku miris dengan ulah oknum peserta aksi yang merusak fasum.

"Demo boleh, tapi tolong jangan rusak kota ini. Surabaya ini rumah kita, tempat kita mencari nafkah," kata Eko.

Menurut dia, aksi bahu-membahu untuk membersihkan puing-puing dan serpihan bekas kerusuhan itu dilakukan secara spontan. Mereka, kata dia, mengumpulkan sampah, menyapu jalanan, serta membersihkan sisa-sisa pembakaran.

Untuk biaya kegiatan pembersihan, ia mengaku sepenuhnya ditanggung secara swadaya, terutama oleh para pengemudi ojol.

"Ini tadi kami patungan, swadaya (biaya untuk membersihkan lokasi)," ujarnya.

Pembagian wilayah pembersihan dilakukan berdasarkan lokasi pos polisi yang dirusak dan dibakar. Menurut dia, setiap pos polisi diisi oleh 10 hingga 20 orang pengemudi ojol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Untuk Kemajuan Rakyat, Riset Unika Atma Jaya Akan Diperkuat

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Untuk Kemajuan Rakyat, Rise...
Olahraga
Timnas Indonesia vs Oman: M...

Jonatan Christie Tembus Babak 8 Besar

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Tembus Bab...
Daerah
Pemprov Sulbar Bidik Stunti...

Putri KW Sukses Menembus Babak 8 Besar

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Putri KW Sukses Menembus Ba...

Sabar/Reza Amankan Tiket Babak 8 Besar

25 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Sabar/Reza Amankan Tiket Ba...
Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.