Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal Kauman, Menyusuri Sejarah, Merayakan Keistimewaan

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 18:55 WIB | Oleh:
 Mengenal Kauman, Menyusuri Sejarah, Merayakan Keistimewaan Doc: Dok. Pemkot Yogyakarta

Peringatan Hari Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke-3 tahun ini dibuka dengan kegiatan **Babad Siti Kemantren 2025** bertajuk *“Kemantren Gondomanan Jelajah Kauman”*. Acara berlangsung di TK ABA Kauman, sebuah bangunan cagar budaya yang berdiri sejak 1919 dan menjadi saksi penting perjalanan pendidikan di Yogyakarta.

Pembukaan acara dihadiri berbagai unsur, mulai dari Muspika, Forkompimka, lurah, perangkat kelurahan, LPMK, perwakilan RW 12 dan 13 Kauman, Rintisan Kampung Budaya, hingga komunitas seni dan wisata.

Dalam sambutannya, perwakilan Muspika menekankan bahwa Kauman memiliki nilai sejarah yang kuat. “Melalui Babad Siti Kemantren, kita kembali menelusuri asal-usul Kauman yang melahirkan banyak tokoh besar, salah satunya KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Di kawasan ini juga berdiri Masjid Gede Kauman, yang menjadi simbol perjuangan dan pergerakan pada masa lalu,” ujarnya.

Rangkaian acara dimeriahkan dengan penampilan tari dari Sanggar Anruming Prawiro yang menyuguhkan gerakan sarat makna budaya. Selain itu, digelar pula **walking tour** menyusuri titik-titik bersejarah di Kauman. Ketua panitia, Sodiq Ritwanto, turut memandu peserta dengan antusias, menjelaskan jejak sejarah dan nilai luhur yang melekat di kawasan tersebut.

Tidak hanya mengangkat aspek sejarah dan budaya, kegiatan ini juga menghadirkan kekayaan kuliner tradisional khas Kauman, seperti Madu Mongso, Songgo Buono, Jadah Manten, hingga Kicak, yang semakin memperkaya pengalaman pengunjung.

Peringatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk menyatukan masyarakat sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan sejarah dan budaya. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan generasi muda semakin memahami makna keistimewaan Yogyakarta dan terus menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan dari masa lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.