Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Telkom Ajak Mahasiswa, Pelajar, Komunitas, dan UMKM Kolaborasi dalam Program Bumi Berseru Festival 2025

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 21:15 WIB | Oleh:
Telkom Ajak Mahasiswa, Pelajar, Komunitas, dan UMKM Kolaborasi dalam Program Bumi Berseru Festival 2025 Doc: Telkom
Ket. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menghadirkan Bumi Berseru Festival (BBF) 2025, sebuah ajang kolaborasi inovasi lingkungan yang melibatkan masyarakat, komunitas, akademisi, hingga pelaku UMKM.

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menghadirkan Bumi Berseru Festival (BBF) 2025. Acara ini merupakan sebuah ajang kolaborasi inovasi lingkungan yang melibatkan masyarakat, komunitas, akademisi, hingga pelaku UMKM.

Festival ini menjadi lanjutan dari suksesnya BBF 2024 yang berhasil menjaring ratusan inovasi ramah lingkungan serta melahirkan gerakan nyata di berbagai daerah Indonesia. Grand Launching Bumi Berseru Fest (BBF) 2025 resmi digelar secara hibrida pada Sabtu (23/8) di Coffee Beans Solo dan melalui live streaming.

Krisis iklim dan meningkatnya kerusakan lingkungan menjadi tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini. Berdasarkan data dari WALHI pada Environmental Outlook 2025, sepanjang 2014–2023 Indonesia kehilangan 4,36 juta hektar hutan primer basah.

Kementerian Lingkungan Hidup pada momen Hari Lingkungan Hidup 2025 menyampaikan Indonesia menghasilkan sekitar 56,6 juta ton sampah per tahun, namun hanya 22,09 juta ton (39%) yang dikelola secara layak.

Sebagian besar sisanya, lebih dari 34 juta ton, menjadi pencemar lingkungan. Di sisi lain, di berbagai wilayah Indonesia, tantangan pengelolaan limbah industri masih menjadi isu penting, tercatat sekitar 46% dari 70.000 sungai di Indonesia mengalami pencemaran berat. Dengan beragamnya permasalahan lingkungan yang sedang terjadi, diperlukan keterlibatan berbagai pihak dalam menciptakan solusi berkelanjutan.

Acara ini dihadiri lebih dari 500 perwakilan komunitas lingkungan, generasi muda, serta pelaku kreatif yang peduli pada isu keberlanjutan. Turut hadir Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup (PPI TK NEK) Ir. Ary Sudijanto, M.S.E., yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Acara Grand Launching ini menjadi penanda dimulainya rangkaian besar BBF 2025 yang mengusung tema “Tanah, Air, Kita”, sebuah ajakan kolektif untuk menjaga bumi melalui aksi nyata, kolaborasi, dan inovasi digital. Tema ini sekaligus merefleksikan semangat kemerdekaan, bahwa menjaga tanah air adalah bentuk cinta bangsa yang harus terus diwariskan dari generasi ke generasi.

“Pemuda dan digitalisasi adalah kombinasi yang memiliki kekuatan luar biasa untuk membawa perubahan. Saat ini, bumi sedang menghadapi tiga krisis besar: krisis iklim, pencemaran, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Kita membutuhkan energi kolektif yang besar untuk menjawab tantangan ini,” kata Ary melalui keterangannya pada hari Jumat (29/8).

“Karena itu, kami mendukung penuh inisiatif yang dilakukan Telkom melalui Bumi Berseru Fest, yang memberikan arah dan pesan yang jelas bagi kita semua. Ketika kita bersama-sama bergerak menuju inovasi ramah lingkungan di kehidupan sehari-hari, kita akan mampu menghadapi krisis ini dan menciptakan masa depan yang lebih Lestari,” tambahnya.

Bumi Berseru Fest 2025 sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom, menghadirkan empat kategori kompetisi yang dapat diikuti masyarakat luas. Pertama, Aksi untuk Bumi, yaitu kompetisi proposal program lingkungan yang berfokus pada konservasi ekosistem dan keanekaragaman hayati di wilayah darat maupun laut.

Kedua, Alam dalam Lensa, lomba fotografi lingkungan yang diunggah melalui Instagram sebagai bentuk kampanye, di mana setiap unggahan setara dengan satu bibit pohon yang akan ditanam untuk reforestasi hutan Indonesia.

Ketiga, Inovasi Eco Produk, kompetisi bagi UMKM, pelajar, maupun masyarakat umum untuk menciptakan produk lokal yang menerapkan prinsip ramah lingkungan dan keberlanjutan. Keempat, Teknologi Hijau dan Inovasi Berkelanjutan, yaitu kompetisi proposal kegiatan lingkungan bagi organisasi/komunitas penggiat lingkungan dengan muatan inovasi atau teknologi tepat guna.

Periode submission Bumi Berseru Fest 2025 resmi dibuka pada 23 Agustus hingga 30 September 2025. Selama lebih dari satu bulan, komunitas, mahasiswa, pelajar, hingga pelaku UMKM dapat berpartisipasi dengan mengirimkan ide, karya, maupun inovasi terbaik di bidang lingkungan.

Seluruh gagasan yang masuk akan dikurasi dan diseleksi untuk menentukan program-program unggulan. Program terbaik yang terpilih akan memperoleh dukungan pendanaan dengan total jutaan rupiah untuk dapat diimplementasikan secara nyata di masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.