Aduh Apalagi Sapi Merah Putih. Apakah Semua Harus Merah Putih? Tak Perlu Latah
📅 Jumat, 29 Agu 2025, 20:54 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka“Ketika saya laporkan kepada beliau (Presiden) ini sudah bisa produksi, tapi baru bibitnya, susunya belum. Kemudian dengan memproduksi sapi, maka kita harapkan susunya pun akan terpenuhi,” ucap Menteri PPN.
Konsumsi susu di Indonesia sendiri terus meningkat hingga sekitar 4,5 juta ton per tahun. Namun, produksi dalam negeri hanya mampu memenuhi 20 persen atau sekitar 0,9 juta ton, sehingga 80 persen sisanya dipenuhi oleh impor.
Adapun populasi sapi perah nasional saat ini sekitar 540 ribu ekonomi yang 80 persen di antaranya berasal dari peternakan rakyat, dengan produktivitas rata-rata 10-12 liter per ekor per hari, jauh di bawah potensi optimal.
Karena itu, Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas Leonardo A. A. Teguh Sambodo pada Kamis (28/8) mengharapkan kolaborasi pihaknya dengan PT Moosa dan IPB dapat mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain.
Sebaiknya Anda baca juga:
Misalnya ialah India yang sudah memulai perbaikan genetika sapi di era 1970-an, Amerika Serikat (AS) pada 1945, dan Tiongkok saat dasawarsa 1980. Dengan begitu, produksi susu dapat ditingkatkan seiring kemajuan dalam sektor peternakan sapi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!