Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Pemerintah Kota Bengkulu Imbau Warga Ikuti SPMB dengan Sportif Tanpa Kecurangan

31 Kamis, 25 Jun 2026, 07:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Bengkulu Imbau Warga Ikuti SPMB dengan Sportif Tanpa Kecurangan Pemerintah Kota Bengkulu Imbau Warga Ikuti SPMB dengan Sportif Tanpa Kecurangan Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi di Bengkulu,Rabu (24/6/2026)

KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mengimbau seluruh masyarakat, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan sportif dan menghindari kecurangan.

"Khususnya kepada ASN agar menggunakan cara-cara yang sportif, dimana zonasi itu untuk pemerataan pendidikan. Kita juga tidak menyalahgunakan kebijakan pemerintah karena biar sekolah lainnya terisi," kata Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, di Bengkulu, Rabu (24/6).

Untuk itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bengkulu telah diminta untuk memperketat pengawasan terkait pemindahan data Kartu Keluarga (KK) jelang pelaksanaan SPMB 2026.

"Sekarang saya juga minta Disdukcapil Kota Bengkulu agar tidak mudah untuk memindahkan data KK. Tapi secara aturan diperbolehkan, misal anaknya sekolah di SMA 5 dan orang tuanya berada di kabupaten itu boleh dipindahkan asal memiliki izin pemilik KK," terang Dedy.

Selain itu seluruh kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu telah membuat fakta integritas agar tidak boleh menerima tanpa prosedur SOP.

Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu juga telah membuat nomor layanan bagi siapapun yang merasa dirugikan boleh lapor atau mendatangi posko pengaduan, sebagai sarana memastikan proses SPMB berjalan transparan, bersih, serta bebas dari praktik pungutan liar (pungli), gratifikasi, maupun titipan siswa.

"Kami ingin memastikan pelaksanaan SPMB berjalan bersih dan transparan. Jika ada laporan masyarakat terkait dugaan pungli, gratifikasi, atau pelanggaran lainnya, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menambahkan.

Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku dan pemerintah kota juga tidak akan memberikan toleransi kepada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB.

Medy menerangkan pemerintah telah mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan SPMB agar menjalankan tugas sesuai aturan, dan jika ditemukan oknum ASN maupun pihak sekolah yang terbukti melakukan pelanggaran, maka akan diberikan sanksi tegas.

Dengan adanya posko pengaduan tersebut, Pemkot Bengkulu berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung lebih tertib, transparan, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon peserta didik yang mengikuti proses penerimaan siswa baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.