Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Betawi di Jakarta

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 20:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pramono Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Betawi di Jakarta Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat menghadiri acara “Seribu Wajah Kebaya Betawi” di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/8/2025).

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan komitmennya untuk melestarikan dan menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta.

Salah satunya adalah melestarikan busana kebaya Encim khas Betawi. Pramono menilai kebaya Betawi merupakan kebaya yang penuh warna dan memiliki daya tarik.

"Maka kita tahu bersama bahwa kebaya Betawi ini memiliki historis yang sangat panjang. Karena kebaya Betawi ini merupakan cerminan dari akulturasi perpaduan kebudayaan dari berbagai budaya yang datang di Jakarta," ujar Pramono.

Pramono saat menghadiri acara “Seribu Wajah Kebaya Betawi” di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (28/8), mengatakan kebaya Encim Betawi menjadi salah satu simbol utama kebaya Jakarta.

Perpaduan masyarakat lokal Betawi, Tionghoa peranakan, Portugis dan para pendatang melahirkan kebaya Encim yang begitu kaya warna dan magis.

Karena itu, ia menekankan agar identitas perempuan Betawi dengan kebaya harus terus dijaga dan dirawat.

"Dan saya bersyukur bahwa Betawi, kebaya ini sejak tahun 2024, tepatnya bulan Desember, sudah menjadi warisan budaya tak benda," katanya.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta sebagaimana amanat dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta membuka diri dan siap bekerjasama untuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan Betawi.

Selain itu, ia juga menyampaikan rencana pembentukan Lembaga Adat Masyarakat Betawi. "Mudah-mudahan ini akan betul-betul bisa diwujudkan dan ini menjadi warna baru bagi Jakarta," kata Pramono.

Untuk menonjolkan budaya Betawi, Pramono menyampaikan rencana Pemprov DKI untuk menambahkan berbagai ornamen Betawi di seluruh batas jalan, kecamatan dan kota. Melalui upaya ini, diharapkan budaya Betawi dapat terus dilestarikan.

Ketua Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta atas dukungan penuh dan fasilitas yang diberikan. Dengan demikian, acara "Seribu Wajah Kebaya Betawi" dapat terselenggara baik.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Kedua Kebaya Nasional, HUT ke-498 Kota Jakarta dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Nunun juga menjelaskan bahwa kebaya telah diakui oleh Unesco sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 4 Desember 2004.

"Ini adalah mencerminkan kolaborasi dari nilai budaya kebaya wawasan Asia Tenggara," kata Nunun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.