Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mayoritas Rakyat Prancis Desak Pemilu Baru, Macron Tertekan Hadapi Krisis Politik

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 20:15 WIB | Oleh:

Macron yang pernah dianggap sebagai pembaharu politik saat terpilih pada 2017 kini menghadapi penurunan kepercayaan publik. Berbagai krisis mulai dari demonstrasi jalanan, pandemi COVID-19, hingga inflasi berkepanjangan membuat janji reformasi ekonominya semakin diragukan.

Gelombang protes baru dijadwalkan pada 10 September, hanya dua hari setelah pemungutan suara mosi tidak percaya. Aksi itu dipelopori kelompok masyarakat dengan beragam agenda, mendapat dukungan partai-partai kiri dan serikat pekerja, serta berpotensi memperburuk situasi politik Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

17 menit yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

29 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.