Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jateng Alokasikan Dana Rp1 Miliar untuk Penanganan TBC

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jateng Alokasikan Dana Rp1 Miliar untuk Penanganan TBC Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta, Selasa (26/8).

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk menanggulangi penyakit tuberkulosis (TBC) di wilayahnya dengan menganggarkan Rp1 miliar pada tahun ini untuk menangani penyakit tersebut.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen dalam pernyataan di Semarang, Selasa (26/8), mengatakan pemprov telah mengaktifkan tim percepatan penanggulangan tuberkulosis (TP2TB) dan membuat rencana aksi daerah (RAD) di provinsi dan masing-masing kabupaten/kota.

Langkah itu dinaungi dengan Peraturan Gubernur Nomor 27 Tahun 2024 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis Provinsi Jateng 2024–2029, serta Keputusan Gubernur No. 440/37 Tahun 2024 tentang Tim Percepatan Penanggulangan TBC

"Di 35 kabupaten/kota sudah ter-SK semua, RAD tinggal satu, yaitu Kabupaten Klaten. Nanti saya akan segera lapor ke Gubernur agar bisa segera ditindaklanjuti," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.

Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Forum 8 Gubernur dalam rangka percepatan eliminasi tuberkulosis di Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta.

Menurut dia, Pemprov Jateng telah berkomitmen untuk mengejar target penemuan dan pengobatan masyarakat yang terkena TBC, selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

"Kami 'concern' terhadap pertumbuhan ekonomi, kami ajak banyak investor asing masuk ke Jateng, salah satu yang dilihat adalah indikator TBC ini, masih tinggi apa nggak, kalau masih tinggi maka mereka berpikir ulang. Untuk menyukseskan itu akan kami realisasikan (eliminasi TBC)," katanya.

Secara umum kondisi TBC di Jateng sudah membaik, namun yang masih menjadi tantangan adalah temuan terkait penderita.

Sampai 25 Agustus 2025, capaian penemuan kasus TBC di Jateng baru mencapai 50 persen dari target bulan Agustus sebesar 60 persen, yakni 53.480 kasus dari target tahunan sebesar 107.488 kasus.

Dari capaian tersebut, kasus TBC Sensitif Obat (SO) tercatat sebanyak 52.891. Sebanyak 48.524 pasien yang sudah memulai pengobatan atau 92 persen, dan masih ada 4.367 pasien yang belum memulai pengobatan.

Kasus TBC Resisten Obat (RO) baru ditemukan sebanyak 589 dari estimasi 3.156 kasus. Dari jumlah tersebut, 493 pasien sudah memulai pengobatan atau 84 persen, dan masih ada 96 pasien yang belum memulai pengobatan.

"Kondisi di Jateng Alhamdulillah membaik, kita yang belum mencapai target adalah penemuannya. Jadi akan kami lakukan untuk target-target 2025 ini, semakin banyak target yang bisa kami temukan terkait TBC ini semakin minim penularan," katanya.

Apalagi, kata dia Jateng punya pengalaman terbaik penanganan COVID-19 sehingga optimistis bisa juga untuk penanganan TBC.

Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang digagas bersama Gubernur Ahmad Luthfi dan diintegrasikan dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah pusat akan dijadikan sebagai corong skrining TBC sampai di tingkat desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.