Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenekraf Tekankan Pelestarian Tradisi untuk Dorong Inovasi Kreatif

📅 Senin, 25 Agu 2025, 18:18 WIB | Oleh:
Wamenekraf Tekankan Pelestarian Tradisi untuk Dorong Inovasi Kreatif Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menghadiri Festival Merah Putih 2025, Jakarta, Minggu (24/8).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menekankan upaya pelestarian tradisi dapat menjadi pendorong inovasi pada bidang ekonomi kreatif yang merupakan mesin baru pertumbuhan Indonesia.

"Kreativitas adalah the new engine of growth bagi bangsa kita, tidak hanya soal inovasi dan pasar, tetapi juga keberlanjutan, budaya, dan keberagaman," ujar Wamen Ekraf dalam keterangan pers yang diterima, Senin (25/8).

Ia pun mengapresiasi Festival Merah Putih "Jejak Merah Putih" yang menampilkan kolaborasi unik mulai dari tenun Nusantara, kuliner, hingga karya seni anak autisme.

Menurutnya festival ini memperlihatkan betapa luasnya ruang bagi ekonomi kreatif Indonesia untuk tumbuh. Dari kuliner, fesyen, perhiasan, hingga seni rupa, semua saling melengkapi dalam membentuk ekosistem yang inklusif.

Ajang ini mengangkat semangat kemerdekaan melalui kolaborasi lintas budaya, wellness, hingga kreativitas. Festival ini juga menampilkan potensi kuliner, fesyen, dan perhiasan dalam negeri.

Irene juga menyaksikan langsung peragaan busana yang mempersembahkan kekayaan tradisi bangsa melalui karya tenun Indonesia, sebuah perwujudan kearifan lokal yang mampu berdialog dengan tren global.

Tak hanya itu, Irene turut mengapresiasi karya seni lukisan hasil kreativitas anak-anak penyandang spektrum autisme yang ditampilkan dalam program Health & Wellness Talkshow bersama Yayasan Autisma Indonesia.

Kemudian, Wamen Irene juga ikut serta dalam lomba menghias tumpeng, yang menjadi salah satu highlight bernuansa tradisi Nusantara. Kehadiran dan keterlibatan ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas talenta ekraf harus berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai lokal.

"Melalui Festival Merah Putih, Kementerian Ekraf menegaskan kembali komitmennya menghadirkan ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing dan inklusif. Hal ini hanya dapat terwujud lewat kolaborasi hexahelix melibatkan pemerintah, pegiat ekraf, akademisi, komunitas, media, dan sektor finansial sebagai fondasi menuju kejayaan bangsa di 2045," jelas Irene.

Festival ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, serta Tenaga Ahli Madya Kedeputian V Kantor Staf Presiden Cheryl Tansil.

Kehadiran lintas kementerian dan lembaga ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem kreatif, sekaligus menyiapkan bangsa menuju cita-cita 100 tahun kemerdekaan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.