Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UGM-BRIN Kolaborasi Riset Nuklir untuk Kendalikan Hama Lalat Buah

📅 Minggu, 24 Agu 2025, 21:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
UGM-BRIN Kolaborasi Riset Nuklir untuk Kendalikan Hama Lalat Buah Doc: ANTARA
Ket. Seorang petani menunjukkan buah stroberi yang rusak dan membusuk di perkebunan stroberi kawasan Agrowisata lereng gunung Merbabu desa Banyuroto, Pakis, Magelang, Jateng, Kamis (6/11). 

YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kolaborasi riset pemanfaatan teknologi nuklir untuk pengendalian lalat buah sebagai hama utama hortikultura.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Hama Tanaman Faperta UGM Suputa dalam keterangannya di Yogyakarta, Minggu (24/8), mengatakan kolaborasi itu akan fokus pada peningkatan daya saing komoditas hortikultura lokal, terutama salak pondoh sebagai ikon Yogyakarta.

"Serangan lalat buah menjadi hambatan serius dalam ekspor buah Indonesia," kata Suputa.

Suputa menyebutkan salah satu kasus pada 2016, salak yang diekspor ke Australia dimusnahkan karena ditemukan belatung lalat buah.Sejak itu, Australia tidak lagi menerima ekspor salak dari DIY.

Menurutnya, dengan dukungan teknologi nuklir, telur maupun larva lalat buah di dalam salak dapat dimatikan.

"Kita harapkan produk buah kita diterima negara mitra dagang," terang Suputa.

Ia menambahkan, harapan terbesar dari kolaborasi ini adalah meningkatkan devisa negara melalui sektor ekspor sekaligus menjaga keberlangsungan buah lokal.

"Kolaborasi ini wujud interdisiplin dan multidisiplin, agar tidak ada ego sektoral. Tujuan utamanya adalah kemaslahatan bersama, terutama meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Menurut Suputa, kolaborasi riset ini menjadi langkah awal yang produktif untuk membangun sinergi riset, khususnya dalam penerapan fitosanitari dan Teknik Serangga Mandul (TSM) berbasis teknologi nuklir, yang bermanfaat bagi peningkatan keamanan pangan dan daya saing komoditas hortikultura Indonesia.

Perwakilan BRIN Murni Indarwatmi menyampaikan bahwa peluang pemanfaatan teknologi nuklir di sektor perlindungan tanaman sangat besar, terutama dalam proses pascapanen untuk memenuhi standar ekspor.

"Peluangnya itu besar sekali. Untuk bagian pascapanen, pemanfaatan iradiasi khususnya untuk buah-buahan adalah untuk perlakuan fitosanitari. Dengan iradiasi, radiasi bisa menembus hingga ke dalam buah dan membunuh telur maupun larva hama lalat buah yang tersembunyi," tuturnya.

Meski begitu, Murni mengakui masih ada tantangan berupa persepsi masyarakat terkait nuklir yang kerap diasosiasikan dengan bom atau kecelakaan reaktor.

"Sebenarnya iradiasi ini tidak ada bahan radioaktif yang menempel sama sekali di produk. Dosisnya kecil dan aman, justru memastikan buah yang diekspor bebas dari hama," tutur Murni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.