Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Kembali Ancam Sanksi untuk Russia

📅 Sabtu, 23 Agu 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Trump Kembali Ancam Sanksi untuk Russia Doc: X - The White House
Ket. Presiden Ukraina, Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

WASHINGTON DC -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman sanksi terhadap Russia pada Jumat (22/8).

Trump memberi tenggat waktu dua minggu untuk melihat adanya kemajuan menuju penyelesaian damai di Ukraina.

“Saya akan mengambil keputusan mengenai apa yang kita lakukan dan itu akan menjadi keputusan yang sangat penting, apakah itu sanksi besar-besaran atau tarif besar-besaran atau keduanya, atau kita tidak melakukan apa pun dan berkata ini adalah pertarungan kalian,” kata Trump.

Trump menyampaikan ketidakpuasannya terhadap serangan Russia di sebuah pabrik milik Amerika di Ukraina yang memicu kebakaran dan melukai pekerja. Ia menegaskan dirinya tidak senang dengan serangan tersebut maupun dengan keseluruhan perang yang terus berlangsung.

Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, menuduh Russia melakukan segala cara untuk mencegah pertemuan antara dirinya dan Presiden Vladimir Putin. Menurut Zelenskyy, pertemuan langsung dengan Putin merupakan satu-satunya jalan untuk merundingkan akhir perang.

Namun, ia menuding Moskwa tidak serius mengakhiri konflik dan justru berusaha mengulur waktu. Trump sebelumnya mengklaim telah mulai mengatur pertemuan antara Putin dan Zelenskyy.

Hal itu ia lakukan setelah melakukan panggilan telepon dengan Putin pada Senin (18/8) lalu, usai keduanya bertemu di Alaska pada 15 Agustus. Namun, Zelenskyy menilai Russia justru mencari alasan untuk menghindari pertemuan.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Russia, Sergei Lavrov, menyatakan agenda untuk pertemuan semacam itu sama sekali belum siap. Menurutnya, Putin baru akan bersedia bertemu Zelenskyy jika ada agenda yang jelas.

Lavrov menegaskan pernyataan itu konsisten dengan sikap Moskwa sebelumnya bahwa pertemuan antarpemimpin tidak mungkin digelar tanpa syarat tertentu.

Menanggapi hal tersebut, Trump hanya berkomentar bahwa hubungan Putin dan Zelenskyy ibarat minyak dan cuka yang sulit disatukan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
CFD Rasuna Said Jadi Venue ...
Olahraga
Laga Persahabatan: Brasil M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.