Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem Hantam Sumut, Warga Panik Hingga Harus Mengungsi

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 18:50 WIB | Oleh:
Cuaca Ekstrem Hantam Sumut, Warga Panik Hingga Harus Mengungsi Doc: ANTARA/HO-Pusdalops Sumut
Ket. Sebuah bangunan rumah rusak akibat cuaca ekstrem di Sumatera Utara.

MEDAN - Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda tiga wilayah di Sumatera Utara, yakni Kota Pematangsiantar, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Batubara. Pusat Pengendalian Operasi Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat enam rumah warga rusak, sementara satu keluarga di Batubara harus mengungsi mandiri.

Berdasarkan Laporan Pusdalops Sumut yang diterima di Medan, Kamis cuaca ekstrem yang melanda Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun terjadi pada Rabu (20/7). Sedangkan Kabupaten Batubara pada Kamis (21/7).

Pusdalops Sumut mencatat cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan angin puting beliung itu melanda enam unit rumah.

Cuaca ekstrem di Kota Pematangsiantar mengakibatkan dua rumah alami rusak ringan yang tersebar di Kecamatan Siantar Barat dan Kecamatan Siantar Timur.

Sedangkan di Kabupaten Simalungun tercatat tiga rumah terdampak yang terjadi di Kecamatan Joriang Hataran, Dusun IV Pematang Lumban Dolok.

Sementara, cuaca ekstrem di Kabupaten Batubara tercatat hanya satu rumah terdampak yang terjadi di Kecamatan Sei Suku.

Akibat peristiwa tersebut, satu kepala keluarga di Kabupaten Batubara melakukan pengungsian mandiri. Sedangkan, korban jiwa dan korban luka-luka nihil di tiga wilayah itu nihil.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.

Yuyun sapaan akrabnya mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.

"Saat ini masih dalam penanganan oleh pemerintah masing- masing dan pemangku kebijakan terkait," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Luar Negeri
Kabut Asap Indonesia Membur...
Olahraga
Alwi Tersingkir dari French...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.