Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Malang Sebut SPPG Morse Mampu Layani 3.200 MBG bagi Pelajar

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Wali Kota Malang Sebut SPPG Morse Mampu Layani 3.200 MBG bagi Pelajar Doc: antara foto
Ket. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Morse di Malang.

MALANG - Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Morse yang beroperasi per hari ini mampu melayani 3.200 paket Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar.

"Kapasitas di SPPG di sini itu 3.200 (porsi) per hari, itu untuk pelajar," kata Wahyu di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (20/8).

SPPG Morse, kata dia, didirikan dan diampu langsung oleh Yayasan Kartika Nawa, sedangkan peran dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memberikan pendampingan, pengurusan izin, hingga koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).

"Kami membantu percepatan perizinan serta kelengkapan soal syaratnya, karena ini program strategis nasional yang wajib dilaksanakan di semua kabupaten dan kota," ujarnya.

Wahyu menyampaikan bahwa SPPG tersebut akan dikembangkan, sehingga ke depan bisa memenuhi suplai MBG bagi kalangan ibu hamil dan menyusui.

"Sehingga, targetnya nanti 4 ribu porsi per hari, kalau sekarang baru 3.200 porsi," ucapnya.

Target itu selaras dengan apa yang disampaikan oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji ketika berkunjung ke Kota Malang pekan lalu.

"SPPG ini kan program nasional melalui BGN untuk mencerdaskan anak bangsa dan memenuhi gizi, tidak hanya untuk anak-anak (pelajar), tetapi juga ibu hamil dan menyusui untuk pencegahan stunting," kata dia.

Diharapkan ke depannya semakin banyak pihak yang terlibat di dalam menyukseskan program MBG melalui pendirian SPPG. "Saya berharap apabila ada yang memenuhi persyaratan segera membuat SPPG," kata dia.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kartika Nawa, Mahrus Soleh mengatakan kuota 3.200 porsi paket MBG per hari yang ada di SPPG Morse untuk memenuhi kebutuhan di sembilan sekolah. "Itu sudah SD, SMP sampai SMA," ucapnya.

Dia menyampaikan SPPG Morse akan dikembangkan, sehingga bisa merealisasikan 4 ribu porsi untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi ibu hamil dan menyusui.

"Ini masih di data (ibu hamil dan menyusui), pokoknya total maksimal 4.000 untuk satu SPPG," kata dia.

Ia menjelaskan keputusan mendirikan SPPG didasari rasa ingin terlibat di dalam upaya menyukseskan program Presiden Prabowo, khususnya mewujudkan Indonesia Emas 2024.

Kemudian, dengan membuka SPPG, otomatis akan menyediakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kota Malang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.