Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ekspedisi Patriot: Ribuan Anak Muda Dibekali untuk Misi Pembangunan Nasional  

📅 Senin, 18 Agu 2025, 21:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekspedisi Patriot: Ribuan Anak Muda Dibekali untuk Misi Pembangunan Nasional    Doc: ANTARA/HO-Kementerian Transmigrasi.
Ket. Mentrans Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara memperkenalkan program Ekspedisi Patriot kepada civitas akademika ITB di Bandung, Jawa Barat.

JAKARTA – Program Ekspedisi Patriot merupakan salah satu terobosan yang dirancang pemerintah untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan sekaligus memperkuat pembangunan di daerah-daerah yang masih membutuhkan sentuhan percepatan.

Program ini biasanya melibatkan generasi muda dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, aktivis sosial, hingga profesional muda, yang diterjunkan langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan masyarakat dan mendukung agenda pembangunan.

Melalui Ekspedisi Patriot, para peserta tidak hanya berperan sebagai sukarelawan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa gagasan segar, keterampilan, serta inovasi.

Fokus utamanya meliputi penguatan kapasitas masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, promosi budaya, hingga peningkatan kesadaran lingkungan.

Kehadiran peserta muda di tengah masyarakat diharapkan menjadi katalis yang mempercepat transformasi sosial, memperluas akses informasi, serta memunculkan inisiatif lokal yang berkelanjutan.

Selain itu, Ekspedisi Patriot memiliki nilai simbolis yang kuat. Program ini menggambarkan estafet kepemimpinan dari generasi ke generasi dalam menjaga keberlanjutan pembangunan, terutama di kawasan transmigrasi maupun daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Ekspedisi Patriot menjadi wadah strategis untuk memperkuat rasa persatuan, menanamkan semangat gotong royong, dan menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi merata hingga pelosok negeri.

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dijadwalkan untuk memberikan pembekalan dan melepas pemberangkatan 2.000 personel Ekspedisi Patriot pada Minggu hingga Senin, 24-25 Agustus mendatang.

Ia mengatakan dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Senin (18/8), bahwa Kementerian Transmigrasi (Kementrans) akan memberangkatkan 2.000 personel Ekspedisi Patriot yang terbagi menjadi 400 tim ke 154 kawasan transmigrasi.

Para peneliti dalam Ekspedisi Patriot tersebut ditugaskan ke daerah dengan misi memetakan potensi kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan industrialisasi berbasis industri rakyat.

Hasil penelitian Tim Ekspedisi Patriot akan menjadi bahan dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan hilirisasi, industrialisasi, dan investasi di kawasan transmigrasi.

“Penugasan Tim Ekspedisi Patriot berkaitan dengan penilaian kawasan layak atau tidak untuk pembangunan kawasan ekonomi atau pemberian insentif pembangunan industrialisasi bukan skala UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), pemetaan produk komoditi unggulan, evaluasi berkala potensi kawasan transmigrasi,” ujar Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Selain Ekspedisi Patriot, Kementrans juga tengah menyiapkan Program Beasiswa Patriot yang akan diluncurkan pada 2026 dengan tujuan sejumlah kawasan transmigrasi prioritas, antara lain Barelang, Kepulauan Riau; Mamuju, Sulawesi Barat; Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur; dan Merauke, Papua Selatan.

Beasiswa tersebut ditujukan bagi mahasiswa S2 dan S3 yang akan melakukan penelitian di kawasan transmigrasi dengan menggabungkan pendekatan akademik dan praktik pemberdayaan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.