Keindahan Adat Minang Tersaji di Parade Baju Adat Seribu Rumah Gadang
📅 Minggu, 17 Agu 2025, 06:00 WIB | Oleh: Tim PenulisTak hanya menikmati keindahan arsitektur rumah gadang, rombongan juga berkesempatan menjelajahi seni kriya tradisional. Peserta perjalanan wisata itu juga akan mengikuti Upacara Bendera HUT ke-80 RI bersama masyarakat di Solok Selatan.
Restorasi Rumah Gadang
Keberadaan Rumah Gadang adalah salah satu kebanggaan dari masyarakat adat di Minangkabau.
Kegiatan perjalanan para pegiat pariwisata dalam tajuk Minangkabau Memanggil Taragak Pulang ke kawasan Seribu Rumah Gadang di Solok Selatan merupakan kelanjutan semangat untuk pelestarian rumah gadang di daerah itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada tahun 2018, tepatnya 9 Februari 2028, yang bertepatan pelaksanaan Hari Pers Nasional di Kota Padang, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo kala itu menandatangani pencanangan revitalisasi kawasan Nagari Seribu Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan itu.
Kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan restorasi terhadap sejumah rumah gadang (RG) yang dilakukan berkolaborasi dengan masyarakat adat di kawasan itu.
Keberadaan rumah gadang yang terawat, tentu menjadi elemen penting kawasan heritage Seribu Rumah Gadang termasuk di sana juga ada Menara Songket, panggung pertunjukan, pusat informasi, pusat souvenir dan sejumlah bangunan pendukung lainnya.
Kawasan Seribu Rumah Gadang memiliki areal seluas 23,6 hektare di ketinggian 430 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di sana berdiri rumah gadang yang bentuknya mirip, tapi satu sama lain terdapat perbedaan dalam detil.
Kawasan menyandang status sebagai Kampung Adat Terpopuler di Indonesia. Kawasan itu merupakan potret dan wujud dari perkampungan khas Minangkabau.
Kampung adat yang berada di kawasan pemerintahan Nagari Koto Baru tersebut berjarak sekitar 150 kilometer dari Kota Padang, Ibu Kota Sumatera Barat. Jarak tersebut dapat ditempuh dengan waktu 4-5 jam perjalanan darat ke arah tenggara Padang.
Perjalanan ke sana juga melintasi beberapa kawasan dan pemandangan yang elok seperti tanjakan legendaris di Sitinjau Lauik, Panorama Gunung Talang serta kawasan Alahan Panjang di Solok.
Solok sendiri merupakan daerah di Sumatera Barat yang banyak menyimpan pusaka rumah gadang dalam jumlah yang cukup banyak. Dan keunikan di Nagari Koto Baru rumah gadang di sana berderet.
Kekayaan adat dan budaya tersebut, menjadikan kawasan itu salah satu destinasi wisata unggulan daerah. Dengan restorasi yang dilakukan, rumah gadang yang sebelumnya lapuk saat ini kondisinya sudah kembali kokoh dan mentereng.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!