Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Maraknya ‘Rojali’ hingga ‘Roh Halus’: Tren Sesaat atau Perlambatan Bisnis Ritel?

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Jika tren berlanjut, dampaknya bisa sistemik. Bukan hanya perubahan teknologi, tapi juga perubahan dalam nilai, kebiasaan, dan struktur ekonomi konsumen.

Situasi serupa juga terjadi di negara lain seperti Jepang dan Korea Selatan. Namun, mereka tanggap melakukan transformasi. Di sana, toko fisik tak sekadar tempat jualan, tapi ruang pengalaman: ada virtual fitting room, cashierless checkout, hingga demo produk yang interaktif.

Bagaimana dengan Indonesia? Beberapa pemain sudah mulai bertransformasi. Matahari misalnya, mencoba membangun strategi omnichannel, Hypermart pun mulai menggelar flash sale daring, hingga mengintegrasikan sistem loyalti antara toko fisik dan digital.

Namun semua itu masih langkah awal. Ritel perlu lebih serius dalam tiga hal:


  • Omnichannel sesungguhnya, bukan hanya sekadar akun media sosial.


  • Pengalaman belanja berbasis teknologi, yang membuat konsumen datang bukan hanya untuk membeli, tapi untuk merasakan pengalaman berbelanja.



Ritel Indonesia sedang berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, tekanan digital semakin besar. Di sisi lain, konsumen tetap ada —hanya caranya berubah.

Jika pelaku ritel mampu menyesuaikan strategi, berinovasi dalam teknologi, dan mendekatkan diri pada budaya belanja konsumen lokal, harapan masih terbuka.

Kunci utamanya adalah memahami bahwa ritel bukan sekadar soal jual beli, melainkan tentang membangun relasi, menghadirkan pengalaman, dan menjawab kebutuhan dengan waktu dan cara yang tepat.

Sebab, di tengah fenomena rombongan ‘rojali’ dan ‘roh halus’, mereka yang mampu menciptakan alasan utama untuk kembali membeli, akan menjadi pemenang sejati.The Conversation

Patria Laksamana, Associate Professor of Marketing, Director of Research and Community Service, Perbanas Institute

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Separuh Anak Dunia Terpapar...

Xi: Tiongkok Dukung Myanmar dalam Jaga Kedaulatan

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.