Wali Kota Bandung Ungkap Kerennya studi tur edukasi ke PT Dirgantara Indonesia
📅 Kamis, 14 Agu 2025, 18:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berkesempatan mendampingi siswa SMP Negeri 18 dan SD Negeri 006 Buah Batu untuk mengikuti studi tur edukasi ke PT Dirgantara Indonesia (Persero), Jalan Pajajaran Bandung, Rabu (13/8).
Kunjungan ini bertujuan mengenalkan dunia kedirgantaraan kepada generasi muda sekaligus memupuk semangat berinovasi di bidang teknologi penerbangan.
Sejak pagi, rombongan siswa yang didampingi guru pendamping tampak antusias memasuki area PT DI. Dengan mengenakan seragam sekolah, mereka disambut langsung oleh jajaran direksi PT DI.
Para siswa langsung diarahkan menuju auditorium untuk mengikuti sesi pengenalan sejarah serta teknologi pesawat terbang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Farhan menyampaikan, Kota Bandung memiliki sejarah panjang dalam industri dirgantara nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kawasan PT DI dulunya adalah Lapangan Terbang Andir yang berdiri pada 1910, menjadi bandara pertama di Jawa bagian barat sebelum Perang Dunia II.
“Banyak pesawat internasional mendarat di sini. Salah satunya yang diterbangkan Amelia Earhart, perempuan Amerika Serikat yang menyeberangi Samudra Atlantik,” ujar dia.
Ia juga memaparkan kisah Nurtanio Pringgoadisuryo, perwira Angkatan Udara yang pada 1947 membuat pesawat pertama karya anak bangsa bernama Sikumbang. Sejarah tersebut harus menjadi inspirasi generasi muda.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami berharap di Kota Bandung akan lahir para insinyur-insinyur penerbangan yang membangun dan menjadikan Bandung sebagai pusat industri dirgantara Indonesia,” kata Wali Kota Farhan yang disambut tepuk tangan para siswa.
Sementara itu, Direktur Utama PT DI, Gita Amperiawan, mengajak para siswa untuk mengenal lebih dekat industri penerbangan melalui sesi interaktif.
Beberapa siswa dengan antusias mengangkat tangan ketika diberi pertanyaan seputar kepanjangan PT DI, tokoh pendiri, hingga produk pesawat N219.
“PT DI ini satu-satunya pabrik pesawat terbang di Asia Tenggara dan telah memproduksi pesawat buatan insinyur Indonesia. Pekan depan kami akan berusia 49 tahun,” jelas dia.
Gita juga mengingatkan bahwa Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang diperingati setiap 10 Agustus tak lepas dari penerbangan perdana pesawat N250 karya B.J. Habibie pada 1995.
“Sejarah panjang ini harus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk bercita-cita tinggi, bahkan membuat pesawat luar angkasa suatu hari nanti,” ucap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!