Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyelenggara Festival Kuliner dan Budaya Didorong Daftarkan Paten

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 17:34 WIB | Oleh:
Penyelenggara Festival Kuliner dan Budaya Didorong Daftarkan Paten Doc: ANTARA/Adimas Raditya
Ket. Suasana festival kuliner Kampoeng Legenda di Mal Ciputra Jakarta pada Kamis (14/8).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong para penyelenggara festival kuliner dan budaya untuk mendaftarkan paten atau hak atas kekayaan intelektual untuk inovasi kegiatan maupun acara yang mereka buat.

Pendaftaran paten antara lain diperlukan untuk mendapatkan jaminan perlindungan hukum, mencegah plagiarisme dan eksploitasi karya, serta meningkatkan kepercayaan konsumen.

Direktur Kuliner Kementerian Ekonomi Kreatif Andy Ruswar di sela festival kuliner Kampoeng Legenda di Jakarta pada Kamis (13/8) menyampaikan bahwa penyelenggaraan acara seperti festival kuliner Kampoeng Legenda yang telah berlangsung satu dekade perlu dipatenkan.

"Harus dipatenkan. Siapa tahu nanti ke depan ada mal-mal di kota-kota Indonesia ingin melaksanakan (festival) makanan seperti ini, sudah jadi kekayaan intelektual," katanya.

Andy mengapresiasi konsistensi penyelenggara dalam mengadakan festival kuliner Kampoeng Legenda secara rutin selama 10 tahun.

Andy mengatakan bahwa penyelenggara festival yang sudah memiliki sejarah panjang dan pengakuan luas seyogyanya mengajukan permohonan untuk mendapatkan hak paten.

Menurut dia, pendaftaran paten tidak hanya diperlukan untuk mencegah penggunaan karya maupun inovasi tanpa izin, tetapi juga membuka peluang pengembangan usaha.

"Cap legenda ini kan hampir legenda. Harus dipatenkan. Kalau sudah dipatenkan, penyelenggara memiliki posisi tawar yang kuat," katanya merujuk pada penyelenggaraan festival kuliner Kampoeng Legenda.

Andy menyampaikan bahwa pemerintah mendorong para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk meningkatkan pemahaman mengenai hak atas kekayaan intelektual.

Hak atas kekayaan intelektual tidak hanya berlaku pada merek dagang atau desain, tetapi juga pada konsep acara hingga identitas budaya khas suatu daerah.

Andy mengatakan, jaminan perlindungan hak atas kekayaan intelektual memungkinkan penyelenggaraan festival kuliner dan budaya terus berkembang serta mendatangkan lebih banyak manfaat bagi upaya peningkatan ekonomi maupun pelestarian kebudayaan.

"Intinya, ini soal menjaga warisan sekaligus menguatkan ekonomi," kata Andy.

Festival kuliner Kampoeng Legenda kembali dilaksanakan di Jakarta dari 13 hingga 24 Agustus 2025.

Lebih dari 40 pelaku usaha kuliner dari berbagai daerah di Indonesia menyuguhkan bermacam-macam hidangan khas dalam acara yang diselenggarakan dengan dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perdagangan itu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Polres Lombok Timur Pantau Pembelian BBM di SPBU

41 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Polres Lombok Timur Pantau ...

Rupiah Masih Rentan, 5 Agustus 2026

42 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan, 5 Agus...

Ajax Resmi Umumkan Kedatangan Marc ter Stegen

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Ajax Resmi Umumkan Kedatang...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.