Penyeberangan Laut Masuk Babak Baru: Manifest Digital Resmi Berlaku
📅 Kamis, 14 Agu 2025, 00:00 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: antara
JAKARTA — Penerapan sistem manifest digital bagi seluruh pengguna jasa kapal penyeberangan menjadi bagian dari transformasi digital yang menyasar peningkatan efisiensi, akurasi data, dan transparansi layanan transportasi laut.
Keberhasilan implementasi manifest digital tak hanya ditentukan oleh teknologi, melainkan juga kesiapan infrastruktur dan literasi digital pengguna. Karena itu, edukasi publik dan pelatihan petugas di lapangan menjadi kunci keberlanjutan sistem ini.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama seluruh operator kapal ferry swasta memperkuat integritas data manifest melalui kolaborasi edukasi, disiplin verifikasi, serta pengawasan ketat dari regulator. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin menegaskan integritas data manifest tidak bisa berdiri sendiri, melainkan bagian dari ekosistem keselamatan yang melibatkan semua pihak.
ASDP menegaskan penumpang bertanggung jawab mengisi data seluruh penumpang di atas kendaraan, termasuk bayi, pemeriksaan kesesuaian data merupakan tanggung jawab setiap operator penyeberangan. Petugas operator ferry wajib memverifikasi data tiket dan identitas diri seluruh penumpang dalam kendaraan, yang idealnya dilakukan saat proses kendaraan naik ke kapal (boarding) atau ketika berada di antrean parkir siap muat.
“ASDP telah membangun sistem digital Ferizy yang memungkinkan pengisian data seluruh penumpang dalam kendaraan secara lengkap pada saat pengguna jasa melakukan pembelian tiket, serta menghadirkan fitur pembaruan data mandiri yang dapat digunakan sebelum masuk pelabuhan (check in). Keberhasilan ini sangat bergantung pada kedisiplinan pengemudi dan perusahaan angkutan umum,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui platform Ferizy, tambahnya, proses pra-manifest terbentuk sejak tiket dibeli secara daring. Pengemudi kendaraan bertanggung jawab memastikan seluruh nama penumpang diinput dengan benar sebelum melakukan pemindaian barcode di dermaga. Untuk perusahaan angkutan umum, diwajibkan menyusun manifest dan menyerahkannya kepada pengemudi untuk pengecekan dan penyempurnaan.
Begitu barcode tiket dipindai di dermaga, data penumpang dan kendaraan akan tercatat naik ke kapal tertentu. Dokumen ini otomatis masuk ke database operator kapal yang dituju. Setiap operator kapal memiliki akses mengunduh pra-manifest tersebut untuk dilengkapi menjadi manifest final sebelum keberangkatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!