Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang HUT RI ke-80 Omzet Pedagang Bendera Merah Putih Turun, Mengapa Hal Ini Terjadi?

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 20:17 WIB | Oleh:
Jelang HUT RI ke-80 Omzet Pedagang Bendera Merah Putih Turun, Mengapa Hal Ini Terjadi? Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Pedagang bendera merah putih berjualan menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (13/8).

JAKARTA - Sejumlah pedagang bendera merah putih di Jakarta Selatan mengakui omsetnya menurun menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia.

“Pendapatan berkurang, semenjak ada online. Di TikTok banting-banting harga,” kata pedagang bernama Andi Waluyo saat ditemui di Gandaria, Jakarta Selatan, Rabu (13/8).

Dia menceritakan pendapatannya menurun sejak Juli 2025, padahal sebelumnya permintaan tidak pernah sepi.

Menurut dia, pada masa Covid-19 pembeli masih terbilang banyak dan menghasilkan keuntungan per harinya.

“Hari-hari begini mulai sepi. Sehari omsetnya sekarang 200-300 ribu rupiah ribu, waktu sebelum-sebelumnya lebih, bisa dapat 2 juta rupiah,” ucap Andi.

Dia pun mengaku sedih dengan penurunan omset itu, terlebih mengingat ia masih membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak-anaknya.

Senada dengan Andi, pedagang bendera merah putih lainnya bernama Robi juga mengaku mengalami kerugian setelah masa Covid-19.

“Ini aja baru laku satu, dari jam 05.00 WIB. Lebih enak musim corona, itu rame seharinya bisa laku empat sampai lima bendera,” tutur Robi yang menjual benderanya sekitar 20 ribu rupiah sampai 30 ribu rupiah per buah.

Dengan kondisi seperti itu, baik Andi maupun Robi sama-sama berharap agar Presiden Prabowo Subianto membenahi penjualan daring maupun luring sehingga perekonomian rakyat, terutama menengah ke bawah, terus tumbuh secara merata.

Penurunan Antusiasme

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga mencatat tren penurunan pengibaran bendera di sejumlah titik, terutama kantor swasta dan area publik.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, menilai kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Secara umum sudah tergelar. Tapi memang ada beberapa titik yang kita lihat belum, misalnya kantor-kantor swasta, area-area publik. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Bahtiar, Selasa.

Ia mengimbau warga mengibarkan bendera selama satu bulan penuh di bulan kemerdekaan sebagai bentuk penghargaan kepada negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.