Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DIY Usulkan YIA Jadi Hub Transit Penerbangan Australia, Tingkatkan Pariwisata

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur DIY Usulkan YIA Jadi Hub Transit Penerbangan Australia, Tingkatkan Pariwisata Doc: Antara
Ket. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menerima kunjungan Duta Besar Australia Roderick Brazier di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (11/8).

Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X mengusulkan kepada Pemerintah Australia agar penerbangan jarak jauh dari negeri Kangguru itu bisa transit di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY Imam Pratanadi mengatakan usulan tersebut disampaikan Sultan HB X saat menerima kunjungan Duta Besar Australia Roderick Brazier di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (11/8).

"Harapannya penerbangan jarak jauh dari Australia bisa transit di YIA. Tentu hal ini untuk mendorong semakin banyak warga Australia bisa sampai di DIY," ujar Imam.

Menurut dia, dari lebih satu juta wisatawan Australia yang datang ke Indonesia per tahun, tidak sampai 10.000 orang yang memilih DIY sebagai destinasi.

Dengan skema transit di YIA, Imam yang juga Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY ini optimistis jumlah kunjungan dari negara itu bakal meningkat signifikan.

"Usulan 'Ngarsa Dalem' (Sultan HB X) ini disambut baik oleh Duta Besar Rod. Namun memang upaya ini tidak mudah, karena tentu harus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI sebagai penentu kebijakan. Tapi kalau usulan ini terlaksana, kami sangat yakin bisa mendongkrak jumlah wisatawan asal Australia," ujarnya.

Selain sektor pariwisata, Sultan juga menawarkan kerja sama bidang pendidikan, khususnya terkait teknologi, yang dapat diwujudkan dalam bentuk beasiswa, pelatihan, atau pendampingan pengembangan teknologi.

Duta Besar Roderick Brazier menyambut baik usulan kerja sama tersebut dan mengaku terkesan dengan kekayaan budaya DIY.

Ia berharap makin banyak wisatawan Australia yang berkunjung ke Kota Gudeg.

"Harapan saya lebih banyak lagi wisatawan Australia yang berkunjung ke Yogyakarta, menikmati candi-candi, makanan khususnya gudeg, dan yang pasti Keraton Yogyakarta yang begitu spesial," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

35 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Ekonomi
Pos Indonesia Disebut Gagal...
Nasional
Pemerintah Perketat Langkah...
Nasional
Menekraf Ingin Tenun jadi K...
Olahraga
Xavi Hernandez Resmi Jadi P...
Nasional
KPK Segera Dalami Dugaan Ko...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.