Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamenko Kumham Tegaskan "Belt and Road Initiative" Perlu Supremasi Hukum

📅 Senin, 11 Agu 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamenko Kumham Tegaskan "Belt and Road Initiative" Perlu Supremasi Hukum Doc: Antara
Ket. Wamenko Kumham Imipas Otto Hasibuan dalam acara "LAWASIA Belt and Road Initiative and Employment Law Conference 2025" di Jakarta, Senin (11/8).

Jakarta - Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas) Otto Hasibuan menilai kesepakatan pembangunan infrastruktur Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) memerlukan supremasi hukum dan tata kelola yang kuat.

"Belt and Road Initiative ini bukan hanya tentang membangun jalan. Ini tentang membangun masa depan," ucap Otto dalam acara LAWASIA Belt and Road Initiative and Employment Law Conference 2025 di Jakarta, Senin (11/8).

Dengan demikian, dia menekankan para advokat agar memastikan kerangka hukum tetap sejalan dengan perubahan, lantaran Inisiatif Sabuk dan Jalan telah menjadi platform untuk pertumbuhan dan pembangunan inklusif yang menempatkan manusia sebagai pusatnya.

Inisiatif Sabuk dan Jalan merupakan strategi pembangunan global yang diadopsi oleh pemerintah China melibatkan pembangunan infrastruktur dan investasi di 152 negara dan organisasi internasional di Asia, Eropa, Afrika, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika.

Salah satu aspek paling berdampak namun sering diabaikan dari kerja sama Inisiatif Sabuk dan Jalan, menurut Otto, yakni peran dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterampilan, dan meningkatkan kehidupan di seluruh negara yang menyepakati inisiatif.

Di Indonesia, dirinya menuturkan berbagai proyek seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Kawasan Industri Morowali menunjukkan bagaimana pembangunan infrastruktur dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, proyek tersebut telah mempekerjakan puluhan ribu warga Indonesia, memberikan pelatihan teknis, dan mendukung pembangunan kapasitas jangka panjang bagi warga Indonesia.

Kendati demikian, Menko menyebutkan Indonesia tidak sendirian dalam hal tersebut karena di seluruh Asia, mulai dari Pakistan dan Bangladesh hingga Laos dan Kamboja, berbagai proyek terkait Inisiatif Sabuk dan Jalan telah membawa manfaat ekonomi dan sosial yang nyata.

"Profesional hukum memainkan peran penting dalam proses ini," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.