Abolisi dan Amnesti: Sinyal Prabowo Lepas dari Bayang-bayang Jokowi?
📅 Minggu, 10 Agu 2025, 12:30 WIB | Oleh: Tim PenulisKetiga, Ketiga, menurunnya pengaruh Jokowi. Meski Gibran kini menjabat sebagai Wapre, posisinya dinilai belum cukup kuat untuk menjaga kesinambungan jejaring kekuasaan yang sebelumnya dibangun Jokowi.
Ini semua akan menjadi ujian atas legitimasi pemerintah dan komitmen reformasi.
Oleh sebab itu, Prabowo harus membuktikan bahwa abolisi dan amnesti tersebut bukan bentuk impunitas politik, melainkan bagian dari visi keadilan yang inklusif.
Keputusan Prabowo untuk memberikan abolisi dan amnesti adalah langkah politik besar, berani, sekaligus berisiko. Ia bisa menjadi awal dari politik yang lebih terbuka dan inklusif, atau justru hanya mengganti wajah dari kompromi elite yang berulang.
Publik akan menilainya dari konsistensi langkah ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kini pilihan ada di tangan Prabowo: menjawab mandat rakyat dengan langkah besar, atau larut dalam kompromi politik yang hanya menyenangkan sejumlah elit tertentu.
Dukungan publik yang luas adalah modal besar, dan rakyat menunggu bagaimana langkah ini benar-benar bertujuan untuk kebaikan bangsa, bukan sekadar kepentingan kekuasaan jangka pendek.
Zainal Abidin, Dosen, Universitas Padjadjaran
Sebaiknya Anda baca juga:
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!