Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Beras Bandel, Mentan Siap Gelontorkan Stok 1,3 Juta Ton!

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Beras Bandel, Mentan Siap Gelontorkan Stok 1,3 Juta Ton! Doc: Antara
Ket. Ilustrasi – Distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan terus menggencarkan operasi pasar beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga akhir 2025.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi pangan dan menjamin keterjangkauan harga beras di tingkat konsumen.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/8), Mentan Amran mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan cadangan beras sebesar 1,3 juta ton untuk mendukung kelancaran operasi pasar.

Ketersediaan stok ini menjadi instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga di tengah ancaman gejolak cuaca dan tekanan global terhadap komoditas pangan.

Kebijakan ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan distribusi beras yang merata dan terjangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun, keberhasilan operasi pasar akan sangat bergantung pada sinergi antarlembaga dan efektivitas distribusi hingga ke tingkat konsumen akhir.

“Stok kita banyak, kita operasi pasar itu sampai Desember kita siapkan. Biasanya stok kita tidak kuat, (tapi hingga akhir tahun ini) kita siapkan 1,3 juta ton, sementara untuk bansos (sebesar) 300 ribu (ton beras),” kata Amran.

Ia menilai, upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi harga beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Operasi pasar pun, lanjut Mentan, akan terus dijalankan oleh pemerintah jika harga beras tidak kunjung turun.

“Memang kita rencanakan selama harga naik, kita lakukan operasi pasar terus. Dulu mana pernah ada operasi pasar (beras) 1,3 juta ton? Jadi, operasi pasar jalan terus,” ujar dia.

Selain itu, Mentan berharap, beras SPHP yang telah didistribusikan bisa berdampak langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Dampak pasti (ada). Karena harganya hanya Rp12.500 (per kilogram) dan kualitasnya bagus. Broken-nya cuma 5 persen, ada yang 10 persen, tapi harganya Rp12.500,” kata Amran.

“Sementara kemarin, (beras oplosan) premium broken-nya berapa? 30-40 persen, tapi harganya Rp18.000 (per kilogram). Pasti masyarakat lebih senang (dengan beras SPHP),” imbuhnya.

Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat realisasi beras SPHP di 2025 per 5 Agustus ini total telah mencapai 192,4 ribu ton atau 12,8 persen dari total target 1,5 juta ton. Kemudian realisasi bantuan pangan beras per 6 Agustus telah tersalurkan beras sebanyak 300,3 ribu ton atau 82,15 persen dari total target 365,5 ribu ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Adaptasi Vitamin D dan Dina...

Palu Targetkan Jadi Kota Tangguh Bencana

20 menit yang lalu | Sriyono

Daerah
Palu Targetkan Jadi Kota Ta...
Olahraga
Indonesia Taklukkan Kamboja...
Daerah
Penurunan Volume Air Waduk ...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Debut Manis Bintang Baru Garuda! Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

28 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.