Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemnaker Gandeng TikTok, Pelatihan Digital Siap Cetak Talenta Baru

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemnaker Gandeng TikTok, Pelatihan Digital Siap Cetak Talenta Baru Doc: ANTARA/ Arnidhya Nur Zhafira
Ket. Para pengisi acara kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan TikTok Indonesia di Gedung Vokasi Kemnaker RI, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

JAKARTA – Sinergi antara pemerintah dan industri menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Pemerintah berperan menciptakan regulasi yang kondusif, insentif fiskal, serta infrastruktur pendukung, sementara industri menjadi motor penggerak investasi, inovasi, dan penciptaan lapangan kerja.

Namun, efektivitas sinergi ini sangat ditentukan oleh keselarasan kepentingan dan kejelasan arah kebijakan. Tanpa koordinasi yang kuat, kebijakan berisiko tidak tepat sasaran, sementara pelaku industri menghadapi ketidakpastian dalam pengembangan usaha.

Karena itu, kolaborasi yang adaptif, berbasis kebutuhan pasar, dan didukung komunikasi yang intensif menjadi kunci agar hubungan pemerintah–industri mampu menghasilkan nilai tambah yang nyata bagi perekonomian.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan platform media sosial dan video pendek TikTok Indonesia bekerja sama menggelar pelatihan vokasi digital dengan tajuk “BISA (Belajar dan Implementasi Skill Adaptif) Bareng TikTok” secara hibrida di Jakarta, Rabu (15/4).

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam acara peluncuran tersebut mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dengan industri terkait untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat, sekaligus mengakselerasi kualitas talenta digital Indonesia.

“Kami membuka kerja sama dengan semua pihak selama ini memberikan kemanfaatan bagi masyarakat sesuai dengan peraturan, sesuai dengan tata kelola kami di Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Yassierli.

Ia berharap, dengan lebih terbukanya akses masyarakat untuk mengakses pelatihan digital yang relevan seperti membuat konten, hingga masuk ke e-commerce melalui berbagai platform, dapat menjadi salah satu opsi pekerjaan yang bisa dilakukan secara lebih mudah dan fleksibel.

“Semoga ini bisa menjadi satu skill baru yang bisa terus dikembangkan, yang bisa menjadi salah satu alternatif terkait dengan pekerjaan, walaupun bisa untuk temporary, yang bisa kita harapkan juga untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Yassierli.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah mengatakan kolaborasi peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi digital penting agar mampu adaptif di tengah tantangan ketenagakerjaan secara global.

“Kerja sama meliputi penyusunan analisis penghubungan pelatihan, pengembangan program pelatihan dan kurikulum, penyediaan sarana dan prasarana pelatihan, peningkatan kapasitas instruktur,“ kata Darmawansyah

“Yang kedua, program pelatihan BISA Bareng TikTok pada hari ini merupakan implementasi dari kerja sama tersebut dalam rangka peningkatan kompetensi SDM yang bidang digital,” katanya menambahkan.

Di sisi lain, Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia Hilmi Adrianto mengatakan, pelatihan itu dilakukan dalam satu hari secara hibrida, diikuti oleh 400 orang peserta yang hadir secara luring, dan kurang lebih 1.000 orang peserta yang hadir secara daring.

“Kami ingin berkontribusi dalam membangun ekosistem yang lebih inklusif di mana masyarakat tidak hanya memiliki akses terkait teknologi, tapi juga memiliki pembangunan yang baik untuk memanfaatkannya,” ujar Hilmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.