Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Diisukan Penuh Akibat Merbaknya Influenza A, Dinkes Surabaya Bongkar Fakta Sebenarnya

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 15:58 WIB | Oleh:
RSUD Diisukan Penuh Akibat Merbaknya Influenza A, Dinkes Surabaya Bongkar Fakta Sebenarnya Doc: ANTARA/HO-Pemkot Surabaya
Ket. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Billy Messakh.

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi persebaran penyakit Influenza A menyusul kesiapan seluruh fasilitas kesehatan di wilayah Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya, Rabu, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh rumah sakit milik Pemkot Surabaya untuk memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak berwenang serta menyiapkan tenaga medis.

"Siapkan tenaga medisnya agar mampu menghadapi segala situasi" katanya, Rabu (23/9).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Billy Messakh menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan di Surabaya pada dasarnya selalu siap melayani penanganan berbagai jenis penyakit.

Menanggapi isu kapasitas rumah sakit yang sempat dikabarkan penuh, dirinya meluruskan bahwa keterisian ruang rawat inap bukan disebabkan oleh lonjakan pasien Influenza A.

"Influenza A ini gejalanya memang menyerupai flu biasa dan fatality rendah, tidak menyebabkan kematian. Tidak ada ruang rawat inap yang penuh akibat Influenza A, baik di RSUD dr. Mohammad Soewandhie maupun RSUD Eka Candrarini (RS EC). Pasien lebih banyak berobat di rawat jalan atau Puskesmas," katanya.

Ia membeberkan bahwa peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan flu memang mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen dari periode Januari - Agustus menuju September.

Namun, kata dia, penambahan tersebut masih dalam batas wajar dan penanganannya tidak sampai membutuhkan perawatan intensif berskala besar seperti masa pandemi COVID-19.

"Treatment-nya sama seperti flu biasa, terapi biasa pasien sudah bisa sembuh. Kita tidak sampai memisahkan spesifikasi strain secara berlebihan seperti COVID-19 karena gejalanya bisa pulih dengan perawatan standar," kata dia.

Untuk mencegah penularan serta menjaga daya tahan tubuh di tengah pergantian musim, Dinkes Kota Surabaya membagikan sejumlah langkah pencegahan bagi masyarakat, antara lain tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu atau rumor yang memicu kecemasan berlebih.

“Jaga daya tahan tubuh dengan melakukan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan mengonsumsi asupan vitamin (vitamin C),” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker, terutama saat berada di kerumunan, tempat tertutup, atau ketika merasa kurang sehat untuk mencegah penularan.

"Sebagai langkah pencegahan tambahan bisa juga melakukan vaksin influenza di faskes terdekat," katanya.

Ia mengimbau warga yang mengalami gejala ISPA seperti batuk, bersin, demam, dan lemas untuk segera beristirahat serta memeriksakan diri ke puskesmas terdekat apabila gejala berlanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.