Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendaki Gunung Sagara Garut Diyatakan Tewas, Bukan Dibunuh

📅 Senin, 04 Agu 2025, 02:07 WIB | Oleh:
Pendaki Gunung Sagara Garut Diyatakan Tewas, Bukan Dibunuh Doc: ist
Ket. evakuasi korban gunung sagara garut

GARUT – Setelah melalui pemeriksaan dengan melibatkan berbagai pihak atas seorang warga Bandung yang mendaki Gunung Sagar, Garut, Jabar, dinyatakan meninggal, bukan dibunuh.

Kepolisian Resor Garut menyebutkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, termasuk tim medis, menyimpulkan seorang pendaki pria berusia 64 tahun warga Bandung tewas karena sakit saat melakukan pendakian di Gunung Sagara, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Tidak ada tanda-tanda bekas benda tumpul, dan meninggal karena sakit," kata Kepala Polsek Wanaraja AKP Abusono saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu. Ia menuturkan kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat adanya seorang pendaki yang teridentifikasi bernama Iyep Rusmin meninggal.

Dia kelahiran tahun 1961 pekerjaan swasta warga asal Mekarjaya, Kecamatan Ranca Sari, Kabupaten Bandung meninggal dunia saat melakukan pendakian ke Gunung Sagara, Sabtu (2/8). Kejadian itu, kata dia, bermula ketika korban yang datang secara berombongan sebanyak 18 orang melakukan pendakian ke Gunung Sagara sekitar pukul 08.00 WIB.

"Sekitar pukul 13.00 WIB, saat rombongan tiba di puncak gunung, korban mengeluh sakit di bagian dada, dan mengeluarkan busa dari mulut," katanya.Kapolsek menyampaikan sejumlah saksi yang turut mendaki bersama korban memberikan pertolongan awal dengan membaringkan korban, sampai akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim evakuasi sekitar pukul 16.30 WIB.

Adanya pendaki yang meninggal itu, kata dia, pihaknya bersama masyarakat dan lainnya langsung melakukan proses evakuasi dari Pos 4 jalur pendakian Gunung Sagara menuju pos registrasi sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Slamet Garut. "Korban tiba di rumah sakit, kemudian dilakukan pemeriksaan dengan hasil korban dinyatakan telah meninggal dunia," katanya.

Usai proses evakuasi, kata dia, pihaknya melakukan olah tempat kejadian perkara, kemudian memeriksa kondisi fisik korban. Selanjutnya minta keterangan dari saksi rekan korban, dan juga keluarganya.

Pihak keluarga, kata Kapolsek, menyatakan kejadian itu sebagai musibah. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah yang dibuktikan dengan menandatangani berita acara penolakan autopsi, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka. "Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi, dan menerima hal tersebut sebagai takdir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

17 detik yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

5 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.